Gereja Bernadet Bersyukur, di Masa Pandemi Masih Ada 11 Baptisan Dewasa

22 Juni 2021
  • Bagikan ke:
Gereja Bernadet Bersyukur, di Masa Pandemi Masih Ada 11 Baptisan Dewasa

Seorang katekumen dibaptis di Gereja Bernadet, Jumat (18/6).

“Romo yang kami hormati. Hari ini kami menyerahkan sebelas katekumen untuk diterimakan (kepada mereka) sakramen inisiasi penuh. Dua di antaranya mohon dikukuhkan sebagai anggota Gereja Katolik. Mereka semua telah kami persiapkan selama hampir satu tahun dan saat ini kami anggap mereka telah siap untuk menerima sakramen inisiasi penuh.” Demikian penyampaian dari Ibu Anna Juwaryani dari Sie Katekese mengawali Misa Baptisan Katekumen Dewasa, Jumat, 18 Juni 2021, pada misa harian pukul 18.00.

Misa

Romo Lamma dan Diakon Steve dalam misa hari Jumat (18/6).

Harta hanyalah hiasan

Misa dipersembahkan oleh Romo Lammarudut Sihombing, CICM, didampingi Diakon Steve Ramli, CiCM. Diakon Steve dalam homilinya mengutip sebuah lagu dari Panbers yang berjudul Cinta dan Permata. “Di sana ada lirik yang amat menarik, harta hanyalah hiasan semata, keikhlasan dan kejujuran itulah yang utama,” ungkapnya.

baptis2

Dalam upacara baptis air melambangkan pencucian dosa.

“Mengumpulkan banyak harta adalah baik asalkan tidak menjadikan harta adalah segala-galanya. Kita bisa melihat para orang kudus seperti Santo Fransiskus, Santo Ignatius. Mereka dari kalangan bangsawan dan keluarga kaya raya. Tetapi mereka meninggalkan semua itu untuk memilih menjadi pengikut Yesus untuk mewartakan Kabar Sukacita,” lanjutnya.

baptis1

Dengan dibaptis menjadi ciptaan baru dan anak Allah.

Kemudian Diakon Steve mengajak untuk memperhatikan bagian Injil hari itu (Mat 6:19-23). “Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik teranglah seluruh tubuhmu. Jika matamu gelap gelaplah seluruh tubuhmu.” (ay 22-23a). “Maka kita diajak untuk lebih bijaksana dan hati-hati dalam mengejar dan menggunakan harta duniawi. Dan kita diharapkan menghiasi hidup kita dengan harta yang paling berharga, yakni nilai-nilai Kerajaan Allah, yaitu nilai-nilai kasih, kebajikan dan kebaikan serta pengorbanan,” katanya.

penyerahan lilin

Menerima lilin, lambang menjadi bagian dari terang Kristus.

Mantap menjadi Katolik

Vicentia Yenni Oktaviani, salah satu baptisan baru yang ditemui seusai misa, mengungkapkan bahwa dia mengikuti pelajaran agama Katolik sejak bulan Agustus 2020. Belajar agama Katolik selama pandemi Corona jadi semuanya diikuti secara online. “Maka saya bersyukur hari ini saya sudah dibaptis menjadi orang Katolik,” ujarnya.

Yeni Yohan Michael

Belakang dari kiri: Yeni, Johan, Michael.

Sementara Johan Ferdian Damian, sesudah mendengar bacaan dan renungan hari itu, semakin memantapkan pilihannya untuk menjadi orang Katolik. “Dan bersyukur serta senang sekali hari ini sudah dibaptis,” ungkapnya.

Gregorius Michael yang duduk di samping Johan menyampaikan hal senada. ”Keputusan saya kemarin untuk menjadi Katolik hari ini diteguhkan dan akan menjadi bekal dalam perjalanan hidup saya,” katanya.

pengukuhan

Pengukuhan Agustinus Lainesi.

Agustinus Lainesi, yang malam hari itu dikukuhkan menjadi anggota Gereja Katolik, mengungkapkan keinginan untuk mengikuti isterinya bergabung dengan Gereja Katolik sejak tahun 2018. “Keinginan itu kadang timbul-tenggelam. Tahun lalu keinginan itu semakin mantap dan setelah mengikuti serangkaian pelajaran dan persiapan, Puji Tuhan, hari ini saya sudah satu Gereja dengan isteri saya,” ujarnya.

Tugas murid-murid Tuhan

foto bersama

Baptisan baru foto bersama Romo Lamma dan Diakon Steve.

Di akhir misa Romo Lamma mengucapkan selamat kepada kesebelas baptisan baru dan berharap setelah dibaptis untuk menjadi pelaku dan pembawa Kabar Sukacita. “Di tengah berbagai masalah dan persoalan dalam kehidupan kita, kita diharapkan menjadi pembawa Kabar Sukacita. Ada banyak kabar di sekitar kita. Ada kabar bohong, kabar kebencian, kabar permusuhan. Maka kita sebagai murid-murid Tuhan diharapkan sebagai pembawa Kabar Sukacita. Inilah sejatinya tugas kita semua,”  pesan Romo Lamma.

pemberkatan kenang kenangan

Romo Lamma memberkati kenang-kenangan.

Tetap bersyukur

Ditemui seusai acara Ibu There (Theresia Eka Murti, salah satu pengajar katekumen dewasa) mengungkapkan, “Yang baptis hari ini bener-bener katekumen di masa pandemi. Mereka belajar mulai bulan Agustus tahun 2020. Seluruhnya belajar secara online.”

ibu Tere

Ibu There, salah satu pengajar katekumen dewasa.

“Mengajar katekumen secara online itu sebetulnya rada susah, karena kita mengajarkan dan memberikan pemahaman hal-hal yang betul-betul baru bagi mereka, tetapi para pengajar tidak bisa melihat secara jelas ekspresinya dan apa responsnya dari apa yang kita sampaikan. Belum lagi kalau mereka mematikan kamera dengan alasan jaringan atau kuota. Namun kita tetap bersyukur di masa pandemi masih ada 11 katekumen,” pungkasnya.

Ibu Anna memberikan pengarahan gladi bersih sebelum Misa_1

Ibu Anna memberi arahan dalam gladi bersih sebelum misa.

Berikut ini nama-nama 11 baptisan dewasa 18 Juni 2021:

  1. Dominica Citra Mulyani
  2. Emilia Veny
  3. Johan Ferdian Damian
  4. Gregorius Michael
  5. Katarina Ni Ketut Sundari Oktavia
  6. Vincentia Yeni Oktaviani
  7. Elizabeth Marlina Martha Uly
  8. Agustinus Lainesi
  9. Stephania Prita Hasihan
  10. Felix Nathaniel Sembiring
  11. Nathalia Erlinda Aura Athalia

Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Jassen Novaris

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna