Seusai Misa Penerimaan Sakramen Krisma 2018. Seksi Liturgi dituntut untuk siap dalam pelaksanaan perayaan-perayaan besar. Pak Yohanes Roso Pramono (baris belakang paling kiri) adalah Ketua Seksi Liturgi periode 2012-2015.
Maksud tulisan ini adalah untuk sekadar berbagi pengalaman tentang tugas pelayanan Seksi Liturgi, dengan harapan semoga bermanfaat bagi siapapun yang terlibat dalam pelayanan Liturgi.
Untuk pelayanan dalam bidang Liturgi yang paling penting adalah mengkolaborasi, mensinergikan, dan mengelola potensi dari Pegiat Liturgi, dengan pendekatan partisipatif (melibatkan banyak pihak), dan sistem kerja dalam tim.
Pengetahuan, pemahaman Liturgi akan lebih bulat dan menyeluruh dengan praktik, pengamatan, dan belajar. Perlu dengan rendah hati banyak bertanya kepada yang lebih dahulu tahu. Sekarang tentu lebih mudah lagi hal itu dilakukan karena dengan cepat bisa “bertanya” ke google.

Koor Malam Natal 2015 di Gereja St Bernadet Pinang. Pak Ignatius Budiyono (duduk ke-4 dari kiri) adalah Ketua Seksi Liturgi periode 2009-2012.
Pengalaman menunjukkan bahwa dengan diulang-ulangnya materi Liturgi yang relatif sama, akhirnya pemahaman kita menjadi lebih baik dan cenderung sudah ada dalam pikiran.
Jadi intinya kalau belajar Liturgi harus terus-menerus dan berulang-ulang, karena kadang pemahamannya itu menjadi lebih baik dan terbatinkan setelah melalui klarifikasi (penjernihan) dan permenungan.

Dalam Lomba Perparani Provinsi Banten 2019, St Bernadet berhasil mendapatkan 4 piala. Potensi Paduan suara Gereja menjadi bagian perhatian Seksi Liturgi.
Selagi ada kesempatan, kami mengikuti Pelatihan-pelatihan Liturgi yang diadakan, karena cakupan tugas dan tanggung jawab Seksi Liturgi cukup luas.
Banyak sumber menyebutkan bahwa “tugas Seksi Liturgi adalah membantu penyelenggaraan perayaan liturgi secara umum di paroki, mengadakan pembelajaran bersama umat bagaimana merayakan liturgi dengan sadar dan aktif sesuai dengan peranan masing-masing serta mengembangkan bentuk-bentuk ibadat yang selaras dengan ajaran dan tradisi Gereja Katolik”.
Karena itu dalam pelaksanaan tugasnya, Seksi Liturgi dibantu sub-sub seksi Pasdior, Pemazmur, Lektor, Putra-Putri Altar (misdinar), Tata Tertib/Tata Laksana, Dekorasi Altar, Perlengkapan Liturgi, dan Prodiakon.

Inagurasi Sekolah Liturgi St Laurentius Alam Sutera, November 2017.
Kami merasa beruntung pernah mengikuti pelatihan-pelatihan dan pembelajaran Liturgi melalui:
(Y. Sunaryo koordinator Liturgi Balai Metro, aktif di Liturgi Paroki dan selalu dilibatkan bila ada pembekalan dan pelatihan).
Teks: Yulianus Sunaryo/ Foto-foto: dokumentasi pribadi