Sahabat-sahabat Gusdurian dan Romo Lamma.
Misa hari Natal Minggu 25 Desember 2022 jam 16.30 di Gereja Pinang kedatangan tamu istimewa yakni sahabat-sahabat Gusdurian dari Kota Tangerang.
“Biasanya saya mengawali sambutan dengan assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tetapi kan di Gereja ini tidak ada umat Muslimnya,” demikian Mas Wahyu Mathlu mengawali sambutannya yang disambut senyum-senyum umat yang hadir dan terlihat bingung.
 PAKAI_1.jpg?1672462698976)
Mas Wahyu memberikan mawar merah kepada Romo Lamma.
“Perkenalkan saya Wahyu dari Gusdurian Kota Tangerang hadir di sini untuk mengucapkan selamat Natal kepada umat Gereja Santa Bernadet di sini.” Tepuk tangan serentak bergemuruh di Gereja baru dan tampak wajah-wajah cerah dari umat yang hadir.
“Saya datang ke Gereja ini karena bersahabat dan sering bekerja sama dengan Mas Bagas (OMK Wil.Petrus), salah satu umat di sini,” katanya.
 PAKAI.jpg?1672462299433)
Gusdurian, Romo Lamma, dan wakil OMK petugas koor.
“Sebagai seorang Muslim saya senang dengan Hari Raya Natal, paling tidak dalam satu tahun tambah satu libur saya,” imbuhnya dan umatpun kembali bertepuk tangan.
“Bagi bapak ibu dan terutama sahabat-sahabat muda apa itu Gusdurian? Gusdurian adalah sekelompok orang yang mengagumi Gusdur. Siapa itu Gusdur selain beliau mantan Presiden Ke-4 Negara kita tercinta Indonesia? Beliau adalah orang yang selalu giat mengkampanyekan dan memperjuangkan toleransi antar-umat beragama,” terang Mas Wahyu, sapaan akrabnya.

Perwakilan OMK menerima bunga.
Kemudian Mas Wahyu mengutarakan maksud kedatangannya bersama-sama teman-teman yang tergabung dalam Gusdurian sore itu. Yaitu ingin melanjutkan usaha Gusdur untuk terus mengkampanyekan toleransi. “Maka saya ingin mengajak orang-orang muda di sini untuk terlibat dan memberi contoh tentang toleransi dari lingkup yang palaing kecil,” katanya.
.jpg?1672475362303)
Bunga dibagikan kepada petugas liturgi.
“Saya teringat salah satu pesan Gusdur, kalau ada orang yang mau berbuat baik tidak usah ditanya agamamu apa. Demikian juga kita kalau mau menolong orang tidak usah bertanya juga agamamu apa. Karena semua manusia itu sama di mata Tuhan, dan inti dari semua agama itu adalah cinta kepada sesama,” kata Mas Wahyu lagi.

Bunga-bunga juga dibagikan kepada peserta misa.
Sebagai tanda kasih Mas Wahyu menyerahkan setangkai bunga mawar kepada Romo Lamma. Dan sahabat-sahabat Gusdurian lainnya membagikan bunga mawar kepada teman-teman OMK yang sedang bertugas koor, juga kepada para petugas liturgi dan umat yang hadir.

Misdinar menerima bunga.
Romo Lamma menyampaikan ucapan terima kasih kepada sahabat Gusdurian yang telah hadir dan memberikan ucapan selamat Natal kepada umat Santa Bernadet. Terima kasih juga disampaikan karena sahabat-sahabat Gusdurian yang terus berjuang mengkampanyekan toleransi.
--PAKAI.jpg?1672462831737)
Romo Lamma dan para petugas liturgi foto bareng.
“Maka mari kita semua ikut terlibat dalam berbuat kebaikan dan bagi orang muda silakan terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan teman-teman yang berbeda agama, sehingga akan tercipta suasana hidup rukun dan saling menghormati,” demikian ajakan Pastor Kepala Paroki Pinang itu.
Teks & Foto: Bambang Gunadi