Pegiat LH Santa Bernadet Ajarkan Cara Merawat Bumi dengan Eco Enzym

9 Januari 2023
  • Bagikan ke:
Pegiat LH Santa Bernadet Ajarkan Cara Merawat Bumi dengan Eco Enzym

Pegiat LH St Bernadet Ibu Corry sosialisaikan eco enzim.   

Menjelang Natal, tepatnya 22 Desember 2022, dua orang pegiat Lingkungan Hidup Santa Bernadet melakukan edukasi merawat bumi dengan eco enzim di kantor Kecamatan Karang Tengah dalam rangka peringatan Hari Ibu.

Kedua orang rasul awam tersebut adalah Maria Gorethy Tri Corry Anggraeni dan Maria Pireno. Bekerja sama dengan RS Bhakti Asih dan komunitas Eco Enzim Karang Tengah mereka melakukan sosialisasi dan praktik pembuatan Eco Enzim.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Penggerak PKK (Ibu Camat); para pengurus PKK Kecamatan;  perwakilan pengurus dan anggota PKK Kelurahan (masing- masing 10 orang dari 7 kelurahan), dan komunitas Eco Enzym Karang Tengah.

foto kegiatan--- (2)_1

Praktik pembuatan eco enzim di Kecamatan Karang Tengah.

Materi yang disampaikan adalah pemilahan sampah organik untuk membuat eco enzym yang sering dikatakan “memiliki sejuta manfaat”. Eco enzym bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman, pembersih kloset, pengusir tikus, sabun cuci piring, pembersih sayuran, obat kumur, dan lain-lain.

Bagaimana cara pembuatan Eco Enzym? Dengan mencampurkan beragam bahan organik dari kulit buah-buahan serta 20% batang sayuran, lalu dicampurkan gula merah/gula tebu/gula aren/molase dan air mentah dengan perbandingan sebagai berikut:

1 bagian gula merah

3 bagian bahan organik

10 bagian air mentah

Setelah itu difermentasikan selama 3 bulan.

Seluruh peserta akan difasilitasi dengan pendampingan melalui grup WA komunitas Kompleks Barata sampai dengan panen 3 bulan ke depan.

bersama ibu camat

Tim eco enzim dan peserta foto bersama Ibu Camat.

Rencana tindak lanjutnya, diusulkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan untuk membuat eco enzim dalam skala besar yang pembuatannya dilombakan. Tujuannya agar seluruh masyarakat Kecamatan Karang Tengah digerakkan untuk merawat bumi.

Kegiatan merawat bumi dengan memberikan edukasi kepada para guru, perwakilan orangtua murid dan anak-anak TK Mujahirin Karang Tengah tentang pembuatan eco enzym tersebut juga pernah dilakukan sebelumnya pada 21 November 2022 di sekolah TK Mujahirin Karang Tengah dengan peserta 124 orang dan dihadiri camat setempat.

PaKai ini saja caption ada tuh

Peserta edukasi eco enzim di TK Mujahirin 21 November 2022.

Ibu Tri Corry Anggraeni yang juga Ketua Lingkungan Sesilia 4 reputasinya dalam berbagi ilmu tentang eco enzym, praktik pembuatan, serta pemanfaatannya tidak perlu diragukan lagi. Ia sudah diundang ke mana-mana.

Menurut catatan santabernadet.id, Bu Corry pernah mengajak umat Sesilia 4 mengumpulkan hasil panen eco enzym yang pembuatannya diajarkan pada 10 Oktober 2020 untuk membantu membersihkan sisa-sisa lumpur dan kotoran di rumah umat sejumlah wilayah Paroki Pinang (Ciledug) yang terdampak banjir 20 Februari 2021.

Pembuatan eco enzim termasuk ranah edukasi pengolahan sampah agar masyarakat paham dan menyadari bahwa limbah sampah organik yang dihasilkan itu dapat diolah kembali sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan, dengan kata lain menjadi bagian dari kegiatan merawat bumi.

Teks dan Foto: Tim Eco Enzim

Tags
ecoenzyme

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna