Ziarek Lingkungan Yohanes 1 ke Gua Maria Bukit Kanada

30 Maret 2023
  • Bagikan ke:
Ziarek Lingkungan Yohanes 1 ke Gua Maria Bukit Kanada

Rosario bersama di depan Gua Maria Bukit Kanada.

Pada pukul 06.30 wib hari Minggu tanggal 26 Maret 2023, sejumlah wajah-wajah bahagia dan penuh semangat tampak terlihat saat bis peserta ziarek mulai melaju ke lokasi Gua Maria Bukit Kanada (GMBK) di Rangkasbitung.

Wajah-wajah itu adalah wajah segenap umat lingkungan Yohanes 1. Perjalanan dimulai setelah diawali dengan doa oleh Pak Prodiakon Djoni Wardoyo, dilanjutkan dengan pengumuman beberapa informasi dari Kaling Yohanes 1 FX Sudarno dan juga Ketua Panitia Family Gathering Wilayah Yohanes, Agustinus Aris DM.

Suasana di bis saat pembagian doorprize (2)PAKAI

Suasana di bis saat pembagian doorprize.

Kemeriahan berlanjut karena sepanjang perjalanan dilakukan kuis berhadiah yang dipandu oleh mas Totot yang menyegarkan suasana sehingga tidak ada peserta yang ketiduran. Sebanyak 14 buah hadiah dibagikan diselingi tingkah kocak dan celetukan bersahut-sahutan dari umat sehingga perjalanan sekitar satu jam empat puluh lima menit itu tidak terasa lama dan membosankan.

Apalagi, lebih dari itu, berbagai jenis kue sumbangan dari berbagai umat dan teh hangat menemani perjalanan itu. Kondisi lalu lintas pagi itu juga mendukung bis untuk melaju dengan bebas tanpa hambatan kecuali rusaknya beberapa ruas jalanan selepas tol.

Foto bersama sesampai di lokasi mumpung masih segar (3)PAKAI

Foto bersama sesampai di lokasi mumpung masih segar.

Tema Ziarek Yohanes 1 kali ini adalah kata-kata terakhir dari Santa Bernadet Soubirous sebelum meninggal dunia: “Santa Maria, Bunda Allah, doakan aku, orang berdosa yang malang ini”. Tema ini sengaja dipilih karena sejalan dengan masa pertobatan menjelang Paskah.

Sesampainya di lokasi, para peserta langsung berfoto bersama dengan ceria. Sebanyak 56 orang peserta dari anak-anak hingga senior langsung tumplek blek dalam satu frame foto, lalu dilanjutkan dengan ibadah jalan salib di taman doa dekat kapel dipimpin Pak Wardoyo.

Jalan Salib--2

Ibadah Jalan Salib umat Yohanes 1.

Jalan salib berjalan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Doa rosario pun lalu didaraskan selepas ibadah jalan salib di depan Gua Maria, dipimpin oleh Ibu Yanti. Walau cuaca sudah mulai memanas menuju siang, para peserta tetap berdoa dengan tenang dan penuh konsentrasi.

Pak Djoni Wardoyo memimpin Ibadah Jalan Salib

Pak Joni Wardoyo memimpin Ibadah Jalan Salib.

Sembari menunggu waktu untuk melakukan perayaan Ekaristi bersama, para peserta memanfaatkan waktu untuk berfoto-foto. Ada juga yang menikmati sarapan pagi dengan teh hangat atau sekadar beristirahat menikmati suasana sembari ngobrol.

semua khusuk berdoa

Semua berdoa dengan khidmat dan khusyuk.

Perayaan Ekaristi yang biasanya dilakukan pukul 11.00 ternyata harus diundur satu jam dikarenakan pastor yang akan memimpin ada keperluan mendadak. Hal ini membuat panitia memutuskan untuk melakukan pergeseran waktu acara dengan memajukan waktu makan siang menjadi pukul 10.30. “Daripada nanti ada yang malah masuk angin atau kelaparan karena peserta ada anak-anak dan orang tua,” ujar Kaling Yohanes 1 FX Sudarno.

Kaling Yohanes 1 FX Sudarno menikmati makan siang bersama bapak-bapak lainnya

Kaling Yohanes 1 FX Sudarno makan bersama umat lainnya.

Para peserta pun lalu makan siang bersama dengan sayur asem, ayam goreng, ikan asin, kerupuk dan sambal terasi, ditutup dengan buah jeruk. Benar-benar nikmat mana lagi yang kau tidak syukuri. Menu makan siang yang maknyus ini dapat dipesan ke katering setempat.

RD Yohanes Anggi WH sedang memimpin Perayaan Ekaristi (2)

RD Yohanes Anggi WH memimpin Perayaan Ekaristi.

Akhirnya Perayaan Ekaristi Minggu Prapaskah ke 5 di kapel berjalan dengan khidmat serta lancar, dimulai pukul 12.00 wib dan selesai sekitar satu jam kemudian. Setelah menyerahkan stipendium kepada Pastor dan menyerahkan hasil kolekte pada Sekretariat GMBK, peserta ziarek lalu berfoto-foto di kapel dan beberapa lokasi sebelum pulang.

Menerima komuni dalam Ekaristi Prapaskah Minggu ke 5 di lokasi--2

Menerima komuni misa Minggu Prapaskah ke-5 di lokasi.

Bis kemudian kembali bergerak menuju Tangerang disertai keseruan berikutnya: karaoke ambyaran! Beberapa bapak-bapak yang berbakat seni suara beryanyi dengan meriah disertai para ibu yang spontan berjoget riang dengan irama campursari. Perjalanan pulang menjadi tidak membosankan bahkan tidak ada yang sempat tidur di bis. “Ya maklum to, sudah lama tidak kumpul rame-rame karena pandemi, jadi ya begini ini, kumat edan-e kabeh, hokyaaaa!” canda Pak Aris. Perjalanan pulang itu ditempuh dalam dua jam.

nyangking---2

Bapak-bapak rela dijadikan porter dan tukang angkut-angkut.

Semua peserta bahagia dan bersyukur bisa menikmati sebuah ziarek yang menyenangkan. “Doanya dapat, akrabnya juga dapat, kalau sering-sering diadain sih asik juga ya,” kesan Ibu Dora, salah satu umat yang ikut serta. Sungguh sebuah kebahagiaan tersendiri manakala kuatnya rasa persatuan dan persaudaraan mengalahkan segala kekurangan dan kelemahan yang ada. (tots – Yoh 1)

Foto-foto: Lingkungan Yohanes 1

Tags
ziarek

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna