Misa Peresmian dan Pemberkatan Gereja Bernadet (Foto:Arya)
Komsos menjaring secara acak pendapat dan harapan umat Santa Bernadet dengan diresmikan dan diberkatinya gereja baru. Semoga sharing mereka bermanfaat.

Aloysius Bisu—Warga Senior Wil. FX
Harapan saya seluruh umat bisa hadir di Gereja Santa Bernadet, rumah kita sendiri untuk berdoa dan melayani Tuhan bersama. Karena saat ini saya lihat masih banyak umat yang misa di paroki lain, padahal gedung gereja ini adalah hasil perjuangan disertai doa kita bersama yang harus kita rawat dan kembangkan bersama.

Stephanus Soegijatno Soesilo—Sesepuh Paroki, Wil. Maria
Jangan lupa bahwa paroki kita itu luas. Terdiri dari macam-macam suku. Saya orang Jawa tapi teman-teman saya yang Tionghoa banyak. Karena itu, DPH jangan dimonopoli oleh salah satu wilayah atau suku karena potensi ada di mana-mana. DPH harus mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika. Semua terepresentasi di sana.

Gabriela Endah Ns—Wil Theresia
Sangat bersyukur. Semoga dengan terbangunnya gedung gereja St Bernadet ini iman kita sebagai umat Allah makin bertumbuh lagi untuk saling melayani, bukan untuk kalangan Gereja saja tetapi untuk semua lapisan masyarakat.
Thomas Suraya—Wil Loyola

Gereja secara fisik lambang atau simbol saja. Umatnya jauh lebih penting. Kalau fisiknya jadi tapi umatnya tercerai-berai susah mempersatukannya. Justru umatnya, pengurusnya, kebersamaannya, yang harus dibangun. Tidak saling curiga di antara kita. Gembalanya juga harus bener-bener melihat dombanya seperti apa, menjadi pengayomnya. Jangan membiarkannya tercerai-berai

Maygawati Soeratman (istri alm. Pak Wawan Budiman, Ketua PPRI yang wafat tahun 2016)—Wil Elisabet
Gereja baru semoga bisa membahagiakan semua umat. Itu tujuan Bapak (alm Pak Wawan). Umat Bernadet bisa punya rumah ibadat dan bisa misa dengan kondisi yang sesuai dengan Katolik. Sebelumnya tidak ada kursi, jalan salib, yang kemudian dia usahakan. Itu keinginan dia. Kalau saya, sebagai pengikut tim dana, ingin meneruskan cita-cita Pak Wawan supaya terwujudlah. Semua kita bisa jadi bersatu.
Andre Sunarto—Wilayah Thomas, Anggota DPH pertama

Dari sejarahnya sudah sekian puluh tahun. Ada banyak persoalan, suka duka, tetapi berakhir dengan sukacita. Kita merasakan, barangkali ini Tanah Kanaan buat kita. Tanah terjanji, tempat terakhir. Yang dulu itu bukan tempat kita. Itu jangan kita terima sebagai suatu derita, tapi sebagai tanda bahwa kita harus pergi meninggalkan itu untuk menempati tempat yang lebih baik.

Irene Dyah Rengganis—Wil. Maria Goreti
Puji Tuhan! Akhirnya kita, umat Santa Bernadet sudah punya gedung gereja sendiri. Semoga gedung gereja ini dapat mewujudkan semangat kebersamaan dan kerukunan, tidak hanya di antara sesama umat Gereja Santa Bernadet, tapi juga warga di sekitar lingkungan gereja.
Eric—Wil Isidorus

Bahagia yang nggak bisa diungkapkan. Karena akhirnya semua tercapai. Dengan banyak halangan, perjuangan selama 33 tahun jadi tidak sia-sia.
Teks dan Foto: Margaretha Elsa, Alex Tommy, Livita Wahap, Laraswati, ps