Romo Lamma: Sesudah Menerima Komuni Pertama, Rajinlah ke Gereja, Berdoa, dan Bersyukur

26 Juni 2023
  • Bagikan ke:
Romo Lamma: Sesudah Menerima Komuni Pertama, Rajinlah ke Gereja, Berdoa, dan Bersyukur

Misa Penerimaan Komuni Pertama 2023 di Gereja Bernadet. 

Sudah menjadi kebiasaan di dalam Gereja Katolik bahwa pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus dilaksanakan penerimaan Komuni Pertama. Di Gereja Santa Bernadet upacara suci tersebut berlangsung pada hari Minggu, 11 Juni 2023, dengan jumlah penerima 162 anak.

Mereka berasal dari berbagai sekolah di wilayah Paroki Pinang, yaitu Sekolah Sang Timur, Sekolah Abdi Siswa, Sekolah Amore, Persink, plus anak-anak lain dari Paroki Pinang sendiri.

Cover---ini PAKAI

Anak-anak peserta penerimaan Komuni Pertama.

Anak-anak tersebut telah dipersiapkan sejak Februari 2023 oleh tim katekis paroki, diikuti pembinaan iman tiap minggu, Rekoleksi, penerimaan Sakramen Tobat, gladi resik, dan pelaksanaan pada hari H.

Para orangtua anak-anak tersebut dilibatkan dalam proses penerimaan Komuni Pertama-Sambut baru. Mereka mengikuti pertemuan perdana dan Rekoleksi agar mendapat bekal mendidik dan membina iman anak-anak.

orangtua kayaknyaPAKAI---

Para orangtua anak-anak komuni pertama.

Bp Johanes Roso Pramono, salah seorang katekis, membimbing Rekoleksi. Sedang pembicara dalam Rekoleksi para orangtua Sdri Angeline Virginia Kartika Sosrodjojo, M.Psi.,seorang Psikolog PRH Facilitator.

Perayaan Ekaristi Penerimaan Komuni Pertama dipersembahkan oleh Romo Lammarudut Sihombing, CICM. Dengan bacaan Injil Yoh 6:51-58, dalam homilinya Romo Lamma mengutip kata-kata Yesus, “Sesungguhnya Akulah roti hidup yang turun dari surga. Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku dia akan mempunyai hidup yang kekal.”

anak-anak (2)--PAKAI

Anak-anak khusuk mengikuti Perayaan Ekaristi.

Romo Lamma mengatakan, anak-anak penerima komuni pertama dalam persiapan tentu  sudah mendapat ajaran iman tentang Tubuh dan Darah Kristus. Bahwa siapa yang menyambut dan memakanNya akan dikaruniai hidup kekal.

Dengan Tubuh dan Darah Kristus yang telah dipecah-pecahkan, dikurbankan, dibagikan kepada kita, kata Romo Lamma, kita pun diharapkan punya sikap sama, yaitu rela berbagi dan berkurban.

Sang Timur B Pakai

Peserta Sang Timur D, Ketua Sie Katekese, Romo Lamma, dan pendamping.

Menerima Tubuh dan Darah Kristus berarti menyadari bahwa Tuhan tinggal dalam diri kita, tinggal dalam kehidupan kita, karena Tuhan sudah mempersembahkan diriNya untuk menjaga kita, melindungi kita.

Ketika kita menemukan kesulitan hidup dalam berbagai bentuk, menghadapi berbagai persoalan, ajak Romo Lamma, “Yakinlah Bapak Ibu, anak-anak, bahwa Tuhan menyertai kita, karena Tuhan telah berkenan masuk dalam hidup kita.”

SAng Timur D PAKAI

Peserta dari Sekolah Sang Timur B.

kelompok khsus---

Tiga peserta dari kelompok khusus.

Maka buah dari Ekaristi Tubuh Kristus yang kita sambut adalah supaya kita tidak takut, tidak berputus asa, sekalipun ada tantangan dan kesulitan hidup yang kita alami karena Tuhan bersama kita.

“Tuhan menyertai asal kita sungguh mau bertekun, membuka diri, memohon pertolongan Tuhan, dan menyadari kehadiran Tuhan dalam setiap kehidupan kita,” katanya lagi.

sekolah Amore PAKAI--

Peserta dari Sekolah Amore.

Persink PAKAI

Peserta dari Sekolah Persink foto bersama.

Absis Putri PAKAI

Peserta putri dari Sekolah Absis.

Umum PAKAI

Peserta umum, Pastor Paroki, Ketua Katekese, dan pembimbing.

SAng Timur A

Peserta Sang Timur A.

Absis Putra

Peserta Putra dari Sekolah Absis.

“Anak-anak berusahalah terus untuk rajin menerima Tubuh Kristus, artinya rajin ke gereja, berdoa dan bersyukur. Jangan malas ke gereja. Dan sekali lagi Tuhan selalu hadir dan menolong dan menjagai kita,” pungkas Romo Lamma.

kulintang ganti

Musik Kulintang Sekolah Sang Timur iringi koor sekolah.

Pada akhir misa, Ketua Sie Katekese Ibu Theresia Eka Murti mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anak-anak penerima komuni pertama dan orangtua mereka.

anak padus Sang Timur---PAKAI

Anak-anak anggota paduan suara Sekolah Sang Timur.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pastor Paroki, para katekis, DPH, para donatur, para petugas liturgi, khususnya petugas koor dari Sekolah Sang Timur yang memeriahkan upacara suci itu dengan musik kulintang dan angklung.

Teks: Theresia Eka Murti (Ketua Seksi Katekese Paroki Pinang)/ Foto-foto: Tim Katekese/Pasdior

Tags
Pinang

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna