Cek Kesehatan dengan Alat Quantum Menyedot Banyak Peminat

27 Agustus 2023
  • Bagikan ke:
Cek Kesehatan dengan Alat Quantum Menyedot Banyak Peminat

Fasilitas baksos kesehatan St Bernadet bersih dan luas.

Khusus untuk bulan Agustus ini baksos Sie Kesehatan St Bernadet bekerja sama dengan KKMK dan Apotek Roxy. Apotek ini menggunakan alat cek kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer. Di flyer disebut alat cek kesehatan Quantum saja.

batang logam 2 PAKAI--

Memegang sensor untuk cek kesehatan dengan Quantum.

Acara yang berlangsung Minggu 20 Agustus 2023 itu melengkapi baksos rutin bulanan Sie Kesehatan St Bernadet yang dilayani dr Anton dan dr Yulius.

dr Anton dan dr Yulis PAKAI---

dr Anton dan dr Yulius melayani pasien baksos rutin bulanan.

Untuk mengetahui status kesehatannya dengan Quantum, seseorang cukup memegang sensor berupa batang logam segenggaman tangan, kemudian gelombang-gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh tubuh orang tersebut akan ditangkap lalu diinterpretasikan ke layar.

batang logam-PAKAI==

Gelombang elektromagnetik terbaca di layar.

Tim Apotek Roxy menjelaskan, keistimewaan Quantum adalah manfaatnya untuk skrining awal dalam mendeteksi gangguan pada tubuh kita sehingga kita bisa melakukan tindakan preventif, dan kelebihannya alat ini tidak menggunakan sampel darah. Sebagai skrining awal, menurut tim Apotek Roxy,  akurasinya bisa mencapai 89-90%.

flyer PAKAI==

Flyer cek alat kesehatan Quantum yang disebar.

Dari flyer yang sebelumnya diedarkan ke berbagai grup WA diinformasikan bahwa Quantum bisa mendeteksi antara lain status fungsi paru-paru, kolesterol, asam urat, kepadatan tulang, fungsi saluran pencernaan, mata, gula darah, dan prostat.

Cek kesehatan dengan alat Quantum ini gratis dan menyedot banyak peminat, yaitu 214 orang, baik dari umat Gereja St Bernadet maupun anggota masyarakat lain.

konsultasi hasil dengan tiim apotek PAKAI==

Konsultasi hasil pemeriksaan dengan pihak Apotek Roxy.

Waktu baksos sebenarnya direncanakan pukul 08.00-12.00, tapi tim Apotek Roxy sudah datang sebelum pukul 07.00. Umat yang baru saja mengikuti misa 1 sudah banyak yang mendatangi lokasinya di aula bawah gereja baru, sehingga baksos dimulai pukul 07.00.

Bagaimana tindak lanjut dari hasil pemeriksaan dengan alat tersebut, menurut tim Apotek Roxy,  tergantung dari orang yang periksa. Misalnya dari segi makanan apa saja yang mesti jadi pantangan, vitamin apa yang diperlukan. Sebab banyak orang yang konsumsi food supplement tapi tidak tahu kebutuhan food supplement mana yang cocok sesuai kebutuhan tubuh.

Samodra PAKAI==

Pak Samodra dan isteri mengikuti cek kesehatan.

Pihak Apotek Roxy sangat senang dan berterima kasih diberi kesempatan untuk memberikan layanan kesehatan di Gereja Santa Bernadet. “Fasilitasnya bagus , luas, rapi, bersih, dan dokter-dokternya (dr Anton dan dr Yulius, Red) kemarin ramah-ramah,” kata pihak manajemen apotek itu.

Dalam kesempatan tersebut Apotek Roxy juga menjual produk-produk kesehatan seperti vitamin-vitamin untuk mereka yang membutuhkan.

lisa iwen PAKAI==

Lisa, dan Ibu Iwen dari Sie Kesehatan, ikuti cek Quantum.

Salah satu peserta pemeriksaan dengan Quantum, Elizabeth Novena Nugraheni atau Lisa, memberikan kesaksiannya. Dia baru tahu bahwa meski masih muda tetapi sesudah diperiksa dengan Quantum ternyata masih harus banyak mengkonsumsi vitamin, kurang makan sayuran dan buah. “Saya tahunya baru sekarang ini setelah pemeriksaan,” katanya. Dia senang dengan pelayanan yang ramah, cekatan, dan jelas.

romat ikut2an==PAKAI

Romo Matius juga ikut pemeriksaan.

Ibu Iwen dari Sie Kesehatan yang juga Ketua PSE mengatakan pemeriksaan dengan alat Quantum ini sangat bermanfaat, apalagi gratis, dan peserta bisa mendapatkan penjelasan tentang status kesehatannya serta apa yang harus dilakukan. Ia berharap ke depan kerja sama bisa dilanjutkan.

jualan produk 2 PAKAI==

Apotek Roxy juga menjual berbagai produk kesehatan.

Sementara itu Ketua Sie Kesehatan St Bernadet dr Anton TS Prabowo ketika dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa manfaat alat cek kesehatan Quantum sifatnya skrining awal saja. Kalau akurasi pemeriksaan di laboratorium menggunakan sampel darah.

Alatnya dul PAKAI---

Alat cek kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyer.

Ditanya apakah secara medis alat Quantum ini bisa diterima, dr Anton menjawab diplomatis, “Saya kurang paham untuk alatnya, jadi nggak bisa kasih komentar.”

Teks: Dhea, ps/ Foto-foto: Arya, Sie Kesehatan

Tags
BAKSOS

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna