Ya Ampun Koor OMK… Sampai Ada yang Minta Lagu Persembahan Dinyanyikan Lagi!

2 April 2024
  • Bagikan ke:
Ya Ampun Koor OMK… Sampai Ada yang Minta Lagu Persembahan Dinyanyikan Lagi!

Bonifacius Aprillianto, dirigen. Foto: Komsos/Walter Arya.

Begitu selesai menyanyikan lagu penutup Rejoice In The Lord Alway, koor OMK-KKMK mendapatkan standing ovation, tepuk tangan meriah dari umat yang sebelumnya diam terpaku karena terpukau menyaksikan performance mereka. Banyak orang di antara umat lalu beranjak dari tempat duduknya dengan ponsel di tangan menuju panti koor untuk ambil foto atau memberi ucapan selamat.

Arya 2 setelah boni PAKAI kopi

Koor OMK-KKMK pada Misa Vigili Paskah 2. Foto: Komsos/Walter Arya.

Bahkan meski waktu itu sudah mendekati tengah malam, masih ada seorang ibu yang request lagu My Tribute (Lagu Persembahan) dinyanyikan lagi. Ada yang nyeletuk, “Eh… sudah malam capek dong, kasihan…” Tetapi koor memenuhi permintaan itu walaupun membawakannya sambil senyum-senyum. Banyak orang tetap duduk tanpa melepas pandangannya ke arah panti koor dengan mata berseri-seri.

ela4 PAKAI

Bernyanyi dengan konsentrasi. Foto: Komsos/Rafaela Chandra.

Pada Misa Vigili Paskah II di Gereja Pinang Sabtu 30 Maret 2024 jam 21.00 itu Paduan Suara OMK-KKMK tampil full team dengan 55 anggota yang memenuhi panti koor, dirigen sekaligus koordinator Bonifacius Aprillianto yang akrab disapa Boni, dan salah satu organis andalan Santa Bernadet, yaitu Adi yang punya nama lengkap Martinus Herman Elinardo Karismadiansa. Untuk tugas itu mereka berlatih sekitar satu bulan setiap Sabtu dan Minggu.

arya3 PAKAI

Banyak OMK berpotensi nyanyi. Foto: Komsos/Walter Arya.

Sebagian besar anak muda itu memang bukan lagi orang baru di Paduan Suara Gereja Bernadet. Walaupun demikian capaian malam itu yang mampu membuat orang terdiam takjub memancing pertanyaan, bagaimana proses mempersiapkan semuanya itu dan apa tantangan-tantangannya?

Boni, sang dirigen, yang dihubungi secara terpisah menceritakan bahwa menjaga mood (suasana hati) teman-teman agar mau berlatih dengan senang hati menjadi perhatian penting karena ini merupakan tantangan utamanya.

adi arya PAKAI

Organis Adi. Foto: Komsos/Walter Arya.

Sesudah itu baru digarap tantangan khas dalam paduan suara, yaitu menjaga agar anggota tidak lepas dari teknik-teknik suara. Ini bisa melibatkan banyak hal seperti pernafasan, artikulasi, ekspresi, intonasi, power, pitch control (tembak dan jaga nada), frasering atau pemenggalan kalimat secara tepat agar lagu mudah dimengerti, dan masih banyak lagi. Teknik suara sangat penting karena potensi vokal yang bagus belum menjadi jaminan hasil paduan suaranya akan bagus juga.

ela5 PAKAI

Ekspresi dalam bernyanyi. Foto: Komsos/Rafaela Chandra.

Boni jujur mengakui bahwa dengan capaian malam itu ia merasa senang sekaligus bangga karena, “…Puji Tuhan, OMK masih diberi tanggung jawab untuk meng-handle koor tugas besar,” katanya. Ia sendiri tidak menyangka bahwa koor OMK-KKMK bisa seberkembang sekarang ini. Namun ia tidak mau berpuas diri karena yakin bahwa potensi orang muda di Bernadet masih banyak yang belum kelihatan dan terpendam. Selaku koordinator dia dan teman-temannya masih punya mimpi untuk mengajak mereka.

ela3 PAKAI

Memperhatikan aba-aba dirigen. Foto: Komsos/Rafaela Chandra.

Selain itu Boni juga sangat berhati-hati karena sadar bahwa mau melayani dan mau dipuji itu batasnya amat tipis, sehingga orang mudah tergelincir. “Semoga perkembangan koor OMK-KKMK ini membuat kami semakin bangga (tetapi tetap) rendah hati, dan selalu semangat dalam pelayanan koor dan pelayanan lainnya di Bernadet,” katanya mengakhiri percakapan.

ela ganti PAKAI_1

Masa depan koor Gereja Bernadet. Foto: Komsos/Rafaela Chandra.

Dalam percakapan di salah satu WA Group ada yang mengatakan, “Koor OMK-KKMK ini masa depan koor Gereja Santa Bernadet.” Semoga demikian.

Klik segitiga putih, lalu klik Youtube untuk mendapatkan gambar lebih baik.


Teks: ps/ Video: Hari Kristanto

Tags
omk
omk kkmk

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna