Para juara Bible Talent Show bersama tim juri dan panitia.
Festival lomba BKSN Bible Talent Show Gereja Santa Bernadet Paroki Pinang, Minggu, 1 September 2024, diikuti oleh 15 kelompok peserta dari 17 yang mendaftar. Tidak semua Wilayah mengirimkan pesertanya, namun ada satu Wilayah, yaitu Paulus, yang mengirimkan 4 kelompok peserta.
Durasinya lebih lama dibanding lomba-lomba sebelumnya. Dimulai sesudah misa kedua, peserta terakhir baru menyelesaikan penampilannya pada pukul 13:07. Namun kegembiraan dan semangat cukup terjaga sepanjang acara, antara lain karena variasi penampilan peserta mampu mendinamisasi suasananya.

Juara Harapan 1 & 2 foto bareng Ketua BKSN Pak Budi Prabowo.
Lomba Bible Talent yang dipandu oleh Egi Fergio yang juga PIC acara ini menghadirkan tim juri yang terdiri dari 3 orang, yaitu Stevanus Madyo Sukarto (Pak Steve Madyo), M.A. Endang Widiyanti (Bu Endang), dan Stephanus Herwinoto (Mas Totot).
Sesudah istirahat makan siang dan diselingi kuis singkat oleh MC, ketiga juri tersebut tampil memberikan evaluasinya dengan pembicara pertama Mas Totot.

Evaluasi Tim juri: Pak Steve Madyo, Bu Endang, dan Mas Totot.
Mas Totot mengatakan bahwa tim juri cukup happy karena jumlah pesertanya bertambah dibanding tahun lalu. Dari sisi penyelenggaraan, tahun ini lebih banyak yang bisa dilakukan dengan seksi lain, misalnya sepanjang lomba di-live streaming-kan. “Nah itu berarti kalau Youtube-nya di-publish untuk umum akan memperlihatkan bahwa paroki kita itu aktif sekali untuk BKSN,” katanya disambut tepuk tangan, disusul celetukan MC, “Mantab!”
Namun ada dua catatan kritis Mas Totot. Pertama, meskipun peserta lebih banyak, agak disayangkan kreativitasnya kurang karena hanya ada drama, tari, dan nyanyi. “Tahun lalu, contohnya, ada pantomim dari Wilayah Paulus yang juara di sini dan ketika dibawa ke KAJ menjadi juara di sana. Kata Korwilnya, orangnya nggak ada, pada sekolah di luar kota,” katanya.

Kreativitas kostum di antara para peserta.
Kedua, tim juri melihat dari sisi Bible-nya kurang tajam. “Kalaupun bernyanyi, ayatnya apa tapi lagunya umum. Kurang dapet temanya, sementara tema BKSN ini kan ‘Allah Sumber Keadilan’. Kalaupun nyanyi bisa diarahkan ke tema itu seperti tema-tema keadilan, kaum marginal yang terpinggirkan dan segala macam,” jelasnya.
Walaupun begitu Mas Totot menyampaikan apresiasi tim juri terhadap peserta yang bermain musik secara live (bukan dubbing). “Kami dewan juri sepakat dari sisi kreativitas itu menarik dan merupakan poin plus. Satu lagi, tahun ini kostumnya luar biasa,” pujinya disambut tepuk tangan lagi.

Penonton antusias menyaksian Bible Talent Show.
Bu Endang memuji penampilan para peserta yang sudah lebih baik dari tahun lalu. Namun ia mengingatkan para peserta agar memperhatikan sepatu atau sendal yang dipakai hendaknya layak. Panggung seharusnya juga dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Tidak hanya di depan tapi juga di pojok bisa dimanfaatkan, panggung ini milik kalian,” katanya.
Sementara itu Pak Steve Madyo mengawali evaluasinya dengan mengajak semua yang hadir menyanyikan lagu Tetap Cinta Yesus:
Kumau ikut Yesus selamanya/ Kumau ikut Yesus selamanya/ Meskipun badai silih berganti dalam hidupku/ Ku tetap cinta Yesus selamanya
Ya Abba Bapa ini aku anak-Mu/ Layakkanlah seluruh hidupku/ Ya Abba Bapa ini aku anak-Mu/ Pakailah sesuai dengan rencana-Mu
Semuanya kompak menyanyikan lagu yang sudah sangat familiar di telinga mereka tersebut dengan riang gembira.
“Ini yang saya mimpi, dari anak-anak, cucu-cucu saya ini sampai yang gedhe-gedhe, memohon ‘Pakailah menjadi alat-alat Tuhan’. Tujuan dari BKSN sesungguhnya itu ya,” kata Pak Steven Madyo.
Lalu apa evaluasi Pak Steve Madyo? “Terima kasih, Anda sekalian sudah tampil dengan sangat baik dan membuat saya bahagia,” ungkapnya singkat.

Depan: kostum peserta bernuansa Betawi.
Sesuai keputusan dewan juri, berikut ini 5 kelompok juara Festival Lomba BKSN Bible Talent Show 2024 Gereja Santa Bernadet:
Juara 1: No undian 5, nilai 263,5, Klp Agustinu BIR
Juara 2: No undian 3, nilai 251,8, Klp EJ Fasilitator
Juara 3: No undian 6, nilai 250, Klp EJ X-9
Harapan 1: No undian 2, nilai 247,2, Klp Fabiola BIR
Harapan 2: No undian 9, nilai 246,5, Klp Paulus Musik
Teks: Rani Kristanto, ps (Tim Komsos)/ Foto-foto: Margaretha Sylvia, panitia