Pemazmur Sanberna foto bersama Romo Matius, Korbid Peribadatan Y Sunaryo, dan Ketua Sie Liturgi Y Sumayanto.
Bulan September yang biasanya dikenal sebagai Bulan Kitab Suci Nasional menjadi momentum untuk dibukanya pendaftaran pemazmur baru angkatan 2024. Pendaftarannya sengaja dibuka selama sebulan penuh agar seluruh umat yang berusia 14-55 tahun sebagai calon pelayan mazmur dapat maksimal terinfo dan bisa bersiap-siap ikut seleksinya.
Panitia mencatat ada sebanyak 22 orang pendaftar tetapi hanya 20 orang pendaftar yang akhirnya mengikuti proses seleksi yang diadakan di hari Minggu tanggal 6 Oktober 2024. Proses seleksi dikawal oleh tim teknis pemazmur sebagai “dewan juri” yang menentukan laik tidaknya seseorang menjadi pemazmur dengan kriteria utama selain sudah menerima Sakramen Krisma adalah: bisa baca not angka dan dapat membunyikan nada sesuai nada dasar yg diminta.

Para pemazmur Sanberna yang baru dikukuhkan.
Satu per satu para calon pemazmur maju menemui tim teknis dan melakukan apa yang diminta. Ada yang langsung bisa tapi tidak sedikit yang harus mengulang karena grogi dan gemetaran sehingga nada yang dihasilkan ikut “merinding”. Hal ini diakui oleh beberapa peserta, ”Waah, baru ngadepin tim seleksi saja sudah grogi begini sampai nderedeg, gimana nanti kita harus bernyanyi di ambo sabda ya??”. Nah lho!

Theresia Eko dan Ign Subroto sedang memberi pembekalan.
Puji Tuhan walau awalnya penuh dengan keraguan, perasaan grogi dan efek gemetaran, pada akhirnya semua peserta dapat melalui proses tersebut dengan baik. “Ada beberapa penyesuaian yang lalu kita modifikasi karena terjadi beberapa kesalahan yang sepertinya menjadi kendala bersama. Dan hasilnya, Puji Tuhan, keduapuluh orang calon pemazmur yang ikut proses seleksi dinyatakan lolos seleksi,” ungkap pak Andreas Edi Sarwono sebagai ketua tim seleksi. Alleluya! Eh tapi mereka belum bisa disebut sebagai seorang pemazmur lho, masih ada lagi yang harus dilalui. Tidak semudah itulah, ferguso!

Pembekalan kedua, belajar pakai jubah.
Proses selanjutnya yang harus dijalani para calon pemazmur adalah dua sesi pembekalan. Yang pertama adalah sesi Komitmen Melayani dan Aturan Dasar Pemazmur, diadakan pada 27 Oktober 2024, yang membahas soal disiplin, konsistensi, semangat serta kendalanya dalam melakukan pelayanan sebagai pemazmur. Tidak Cuma bernyanyi dengan baik, seorang pemazmur juga wajib disertai disiplin berlatih dua kali di hari Kamis sebelum hari tugasnya. “Harus disadari bersama bahwa latihan itu mutlak dilakukan sebagai dasar tanggug jawab pada setiap tugas, apalagi mazmur sekarang ini baru semua notasi dan syairnya. Dan enaknya di pemazmur itu latihannya selalu ditemani tim teknis, tidak latihan sendiri, jadi pasti akan mempermudah saat tugasnya nanti, sekalian ajang bertemu dengan sesama pemazmur agar saling kenal,” papar pak Tri selaku anggota tim teknis pemazmur.

Ngiketnya yang benar, jangan sampai melorot di jalan arak-arakan.
Pembekalan yang kedua adalah pengenalan pada kondisi lapangan saat akan bertugas. Para calon pemazmur diajak melakukan kunjungan ke sakristi untuk mencoba menggunakan jubah, single dan samir pemazmur. Juga diajak ke altar untuk mencoba berdiri di ambo sabda. Beberapa calon pemamur mengaku terharu dan terkesima saat mencoba berdiri di ambo. “Ini gereja masih kosong aja deg-degan, gimana kalau nanti pas tugas saat misa yang umatnya banyak ya?” papar mereka cemas. “Kuncinya adalah persiapan mental dan teknis bernyanyi. Latihan menjadi caranya. Coba bernyanyi di depan cermin agar lebih percaya diri, coba juga bernyanyi di cepan anggota keluarga. Juga jangan lupa berdoa sebelum bertugas, Roh Kudus akan bekerja mendukung dan memampukan kita, percayalah,” terang bu Theresia Eko selaku wakil koordinator pemazmur.

Perkenalan ketua kelompok tugas: Intan, Hastati, Haryanto, Erike, Vita (tidak hadir: Willy dan Sony).
Pelantikan Pemazmur, Pengukuhan Pemazmur, dan Pelantikan Pengurus Pemazmur 2024-2027
Akhirnya setelah semua proses dilalui, tibalah saatnya para calon pemazmur dilantik sekaligus dengan pengukuhan janji melayani bagi pemazmur senior dan pelantikan pengurus pemazmur masa bakti 2024-2027. Pelantikan tersebut dilakukan pada saat Perayaan Ekaristi Minggu 1 Desember 2024 lalu yang dipimpin oleh Romo Matius Pawai, CICM. Pada saat itu hadir sebanyak tujuh puluh lima orang pemazmur. Setelah penyerahan untuk dilantik oleh Seksi Liturgi Yustinus Sumayanto, maka kemudian para pemazmur mengucapkan janji pemazmur untuk selalu setia mewartakan sabda Tuhan dan kabar sukacita lewat mazmur dimanapun berada. Seluruh pemazmur pun diperciki air suci oleh Romo Matius dan umat bersukacita menyambut dengan tepuk tangan. “Jangan lelah untuk terus mewartakan sabda Tuhan dan terima kasih atas komitmen untuk melayani di Paroki Pinang, selamat bergabung dan selamat melayani,” sambut Romo Matius.

Sebanyak 75 pemazmur dalam pelantikan diperciki air suci.

Simbolis pemakaian samir pemazmur oleh Romo Matius Pawai CICM.

Acara Baku Sua usai pelantikan.
Acara lalu dilanjutkan dengan Baku Sua Pemazmur 2024, berupa perkenalan dan seru-seruan agar saling kenal dan selanjutnya bisa bekerja sama dengan baik. Antara yang muda sampai ke yang tua bersatu padu dalam sebuah pelayanan bersama, memuji dan memuliakan nama Tuhan. Ad Maiorem Dei Gloriam. (tots)/ Foto-foto: Pemazmur St Bernadet
“Aku mau bernyanyi bagi Tuhan selama hidupku,
menyanyikan pujian bagi Allahku selagi aku masih ada”
Mazmur 104 : 33
Susunan Pengurus Pemazmur 2024-2027:
Koordinator : Stephanus Herwinoto (Totot)
Wakil Koordinator : Theresia Eko
Sekretaris : Valentina Atik Tri Andari
Bendahara : Maria Rini Sukesti
Seksi Humas : Angela Rika
Seksi Usaha : Dwi Nani dan Maria MS
Tim Teknis : Ign Subroto, Cornelius Tri H, Bernardus Da Cunha, Andreas Edi Sarwono,
Albertus Sukindro, Yoana Indrianti
Ketua Kelompok :
1. Agatha Erike Novita Rini
Pemazmur Sanberna on Youtube
Pemazmur Sanberna on Instagram
https://www.instagram.com/reel/DDBx8rFSI96/?igsh=YzljYTk1ODg3Zg==
https://www.instagram.com/p/DDBtQcJyBUS/?igsh=ZjFkYzMzMDQzZg==
https://www.instagram.com/p/DBVozNqysTw/?igsh=YzljYTk1ODg3Zg==