Bersama Romo Ignas, BEP Sanberna Rekreasi Sehat ke Cibodas

27 Oktober 2025
  • Bagikan ke:
Bersama Romo Ignas, BEP Sanberna Rekreasi Sehat ke Cibodas

Di Cibodas, bergaya bebas di alam lepas.

Komunitas lintas iman Olah Nafas Olah Gerak (ON-OG) Bio Energy Power (BEP) Sanberna berekreasi bersama Romo Ignasius Sudaryanto CICM ke Kebon Raya Cibobas, Cianjur, Jumat, 24 Oktober 2025. Peserta berjumlah 72 orang, termasuk beberapa orang pelatih senior BEP dari Gereja Nikodemus Ciputat dan Mateus Penginjil Bintaro.

Dengan  menggunakan 5 mobil—3 Elf dan 2 Hiace—mereka berangkat dari Pinang pukul 06.00 sesudah doa dan berkat dari Romo Ignas di undak-undakan depan pintu Gereja Santa Bernadet.

Sebelum berangkat pakai_1

Foto bersama menjelang keberangkatan.

Kebon Raya Cibodas adalah destinasi wisata seluas hampir 85 hektar dengan topografi bergelombang, berbukit-bukit, dan jalanan berkelok-kelok. Jarak dari lokasi satu ke lokasi lain terlalu jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki, sehingga harus menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat agar bisa leluasa menyusuri area tersebut. Lebar jalan tidak memungkinkan penggunaan bus besar.

ibu ibu zaman nowPK_1

Foto bersama selalu ada sensasi kebersamaannya.

Kawasan yang terletak di kaki Gunung Pangrango dan Gunung Gede dengan ketinggian 1.300-1.425 di atas permukaan laut itu memanjakan pengunjung dengan suhu udara sejuk dan panorama alam indah yang menjanjikan healing atau pemulihan kesegaran jiwa raga.

menyongsong kesegaranPK_1

Bergegas di Kebon Raya Cibodas. 

Sesampai di sana peserta lepas-bebas menjelajahi dan menikmati lokasi yang dikunjungi. Ada yang sekadar jalan-jalan lalu duduk-duduk sambil ngobrol, atau asyik membuat video, foto-foto dengan berbagai pose dan gaya bak model di depan fotografer profesional.

cibgo1PK_2

Berpose dan bergaya bak model di Air Terjun Cibogo.

Tetapi yang paling sering mereka lakukan adalah foto bersama karena ada sensasi seru kebersamaan di sana. Setiap kali ada tiga atau empat orang yang mau mulai foto tak jarang terdengar orang berteriak ”Ikut...ikut...ikut...” sambil lari lalu bergabung karena tak mau ketinggalan momen kebersamaan. Apalagi kalau di situ ada Romo Ignas magnetnya kuat.

Romo dan ibu-ibu hijabPK_1

Romo Ignas bersama ibu-ibu berhijab.

Di atas hamparan hijau rerumputan peserta juga bebas bergaya ketika akan diambil gambarnya. Mau berdiri, duduk, jongkok, atau tiduran, tidak ada yang melarang.

Gaya Romo Ignas pk_1

Bergaya bebas di alam lepas.

Ketika ada yang berinisiatif memulai permainan tradisional Ular Naga Panjang, langsung mengular panjang juga pesertanya. Sejenak bapak ibu yang rentang umurnya sudah berkepala 4 sampai kepala 8 itu seakan lupa usia. Gembira, lepas bebas tanpa beban, sambil nyanyi, kadang dengan celetukan-celetukan spontan yang memancing tawa.

Romo Ignas bermanin peka_1

Permainan Ular Naga Panjang: kembalinya kebahagiaan masa kanak-kanak.

Meski ada lebih dari 10 lokasi menarik yang bisa dikunjungi, hanya beberapa saja yang didatangi karena pertimbangan waktu dan tentu saja pertimbangan usia peserta, yaitu Jalan Air, Air Terjun Cibogo, Taman Teletubies, Rumah Kaca yang menjadi pusat konservasi dan edukasi berbagai tanaman unik, dan Resto & Cafe Gardenia di dekat lokasi menarik Kolam Besar untuk istirahat dan makan siang sekitar jam 12.00.

cover Pakai_1

Foto bersama Romo Ignas di depan Rumah Kaca.

di dlam rumah kacapakai_1

Di Rumah Kaca ini ada 30 specimen jenis kaktus Kursi Ibu Mertua yang ditanam sejak 69 tahun lalu (info: BRIN).

heru dkkpeka_1

Bergaya di jembatan depan Rumah Kaca.

Memang di sana-sini sempat terdengar keluhan mengenai makan siang sajian resto itu karena dirasa kurang sesuai dengan ekspektasi tetapi yang oleh beberapa peserta malah dijadikan bahan olok-olok, banyolan atau lelucon belaka. Ungkapan rasa puas dan bahagia atas kebersamaan hari itu rupanya lebih dominan daripada sekadar menyesali makanan.

Pakde Djarwo dan Pak SurajiPK_1

Pak Djarwo dan Pak Suraji. Usia sudah 80 tahun, rokok nempel terus.

Menurut berbagai sumber, ada banyak manfaat berekreasi di alam terbuka, antara lain mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, meningkatkan koneksi dan interaksi sosial jika dilakukan beramai-ramai, memperbaiki kualitas tidur, bahkan menambah rasa bahagia dan puas khususnya bagi orang yang usianya sudah tak lagi muda. Tidak berlebihan ketika sambil berjalan menuju mobil menjelang keberangkatan Romo Ignas sempat mengatakan, ”Rekreasi itu perlu untuk lansia...”

Pak Yadi dkkPEKA_1

Istirahat dulu menjelang makan siang.

Postingan puluhan foto dan video yang terus mengalir di WAG Sanberna sampai tulisan ini dibuat, menjadi tanda saja bahwa membagikan kebahagiaan atas kebersamaan di Cibodas sepertinya belum kunjung puas.

Salah seorang peserta membuat postingan video dan kata-kata pendek diselipi emoji-emoji love, smiling face, dan red heart, ”Aku happy sama kalian semuanya di grup lansia ini, thanks ya semuanya. Salam sehat-sehat BEP SanBerna...” Mungkin dia merasa menjadi peserta paling muda....(ps)


Untuk VIDEO klik tautan berikut ini:

https://youtube.com/shorts/zJWcu0ToVho?si=l29x6oU9GdPiN5nR

Untuk ALBUM FOTO klik tautan berikut ini:

https://drive.google.com/drive/folders/1IM9t-AkNt5hBuKowgj__8D0uBbw6YNjY?usp=drive_link


Foto & Video: BEP Sanberna

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna