Seuntai Manik-manik Bible Challenge: Ketika Firman Tuhan Mengajak Umat Bernadet Bermain, Tertawa, dan Berbagi

9 September 2026
  • Bagikan ke:
Seuntai Manik-manik Bible Challenge: Ketika Firman Tuhan Mengajak Umat Bernadet Bermain, Tertawa, dan Berbagi

Peristiwanya terjadi hari Minggu, 6 September 2026, di Paroki Pinang, Gereja Santa Bernadet. Siapa bilang Kitab Suci harus selalu dibaca dengan suasana serius? Bisa juga seru-seruan, lho...

pastor Octovianus Tandilolo PrPAKAI_1

Pastor Ocotovianus Tandilolo, Pr (Pastor Oto) menerima challenge dan bisa jawab.

Pagi itu, selasar Gereja Santa Bernadet dipenuhi meja-meja yang tampak seperti sedang menunggu sesuatu. Bukan untuk rapat, bukan pula untuk sekadar menerima umat. Meja-meja itu menjadi arena sebuah permainan yang sederhana, tetapi menarik: Bible Challenge, dalam rangka Bulan Kitab Suci.

foto 2 artikel_1

Orangtua cukup mendampingi dan mendorong anak.

Gagasannya sederhana: mengajak umat berjumpa kembali dengan Firman Tuhan melalui sebuah tantangan kecil. Sebab, kadang-kadang kita memang perlu berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: seberapa dekat sebenarnya kita dengan Kitab Suci?

foto 3 artikel_1

Fokus temukan ayat.

Tentu saja, kemampuan menjawab pertanyaan-pertanyaan Kitab Suci bukan satu-satunya ukuran kedekatan seseorang dengan Allah. Ada begitu banyak cara untuk mengenal-Nya. Tetapi setidaknya, Bible Challenge menjadi sebuah kesempatan kecil untuk membuka kembali Kitab Suci—dan mungkin menemukan sesuatu yang selama ini terlewatkan.

foto 4 artikel_1

Bapak-bapak juga ikut challenge.

Dari malu-malu jadi mau

Keseruan sesungguhnya justru dimulai setelah Misa. Ada Pastor Octovianus Tandilolo, Pr (Pastor Oto) di sana yang masih mengenakan kasula usai memimpin Perayaan Ekaristi bersama Romo Matius Pawai, CICM.

foto 5 artikelPAKAI_1

Sedang memenuhi challenge.

Umat disambut oleh para SPG maniezzz yang membawa galon berisi gulungan-gulungan tantangan. Jangan membayangkan suasana seperti ujian sekolah. Yang muncul justru tawa, rasa penasaran, dan dorongan untuk mencoba.

Keseruan mencari ayat yg dimintaPAKAI_1

Keseruan mencari ayat yang diminta.

Umat Bernadet memang luar biasa ramah. Yang menarik, peserta tidak hanya datang dari satu kelompok usia. Anak-anak ikut. Orang tua ikut, mendorong anak-anak untuk mencoba. Kaum muda ikut. Ada yang semula malu-malu. Tetapi setelah melihat yang lain ikut, akhirnya... malu-malu jadi mau!

Sudah berhasil ... dan sdh dapat hadiah baby kactusPAKAI_1

Sudah berhasil dan mendapat hadiah baby cactus.

Di situlah Bible Challenge menemukan maknanya yang lebih dalam. Ia bukan sekadar soal siapa yang paling banyak hafal ayat atau paling cepat menjawab pertanyaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kecil tempat umat saling menyemangati dan menikmati kebersamaan sebagai Keluarga Besar Gereja Bernadet. Tua dan muda melebur dalam suasana yang hangat.

foto 8 artikelPAKAI_1

Berbagai hadiah yang mencerminkan pertobatan ekologis.

Dan mungkin justru di tengah tawa dan kegembiraan itulah kita menemukan sesuatu yang sering kali terlupakan: iman tidak selalu harus hadir dalam suasana yang tegang dan serius. Iman juga dapat tumbuh melalui kegembiraan, persahabatan, dan kebersamaan.

iu anakPAKAI_1

Ibu mendampingi sang anak dengan sukacita.

Hadiah yang punya pesan

Ada satu hal lain yang membuat kegiatan ini semakin menarik. Hadiah-hadiah yang dibagikan tidak sekadar menjadi tanda kemenangan. Pemberian itu juga tetap diarahkan pada semangat pertobatan ekologis. Dengan demikian, kegembiraan mendapatkan hadiah sekaligus membawa pesan: merayakan iman juga berarti belajar semakin peduli terhadap rumah kita bersama. Sebuah tantangan kecil, sebuah hadiah sederhana, tetapi menyimpan pesan yang lebih besar.

Berbagai gift  pohon sansievera--penghasil oksigen- EE -banyak kegunaan garam dari laut di Jawa timur yg sdh diberkati lilin hias yg didaur ulang PAKAI_1

Berbagai gift:  pohon sansievera (penghasil oksigen), EE (banyak kegunaan) garam dari laut di Jawa Timur yang sdh diberkati, lilin hias yang didaur ulang.

Melibatkan banyak wilayah

Panitia melibatkan banyak wilayah meskipun belum mencapai semuanya, yaitu: Anna, Agustinus, Fabiola, Hubertus, Isidorus, Maria, Ign. Loyola, Yohanes, Thomas, Petrus, Paulus, dan Yoseph.

Suster tak mau ketinggalanPAKAI_1

Suster Rachel, PIJ, tak mau ketinggalan.

SrAlberta sedang menuliskan ayat yg sudah ditemukan di bookmarkKOPIPAKAI_1

Suster Alberta PIJ sedang menuliskan ayat yang sudah ditemukan di bookmark.

Usai Bible Challenge, lalu apa?

Ketika kegiatan berakhir, mungkin yang tersisa bukan lagi soal siapa yang paling banyak menjawab dengan benar. Yang tersisa adalah tawa, sapaan, keakraban. Dan mungkin juga sebuah dorongan kecil untuk kembali membuka Kitab Suci di rumah.

Fokus menemukan ayatnyaPAKAI_1

Fokus menemukan ayatnya.

Sebab, pada akhirnya, Bible Challenge bukan tentang memenangkan permainan. Ia tentang menemukan kembali kegembiraan dalam mengenal Firman Tuhan, dan menemukan bahwa perjalanan iman menjadi jauh lebih indah ketika dijalani bersama.

Ini challengenya  tebak pertanyaan seputar Kitab Suci PAKAI_1

Ini challenge-nya: tebak seputar Kitab Suci.

Terima kasih untuk seluruh umat Gereja Santa Bernadet. Terima kasih untuk keceriaan, keramahan, dan semangat kebersamaannya. Semoga kecintaan kepada Kitab Suci tidak pernah selesai.

Seluruh tim bersama Ketua SKKS dan Sr. Alberta PIJ PAKAI_1 

Seluruh tim bersama Ketua SKKS dan Sr. Alberta PIJ.

barukopi_1

Tim Bible Challenge. Latar belakang: poster-poster karya anak-anak berkarunia khusus (UBK) yang antusias berkontribusi memeriahlan Bible Challenge.

Klik Watch on Youtube


Teks dan Foto/Video: Tim SKKS St Bernadet

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna