Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Markus 9:36
Suasana Minggu Panggilan di Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet pada hari Minggu, 29 April 2018 berlangsung meriah. Tidak hanya terbatas pada kesaksian dari frater, suster dan romo tentang bagaimana mereka terpanggil, tetapi juga dilengkapi dengan Expo Minggu Panggilan yang didukung oleh 10 ordo dan 45 biarawan dan biarawati.

Koor gabungan dari beberapa ordo.
Diawali dengan misa yang dipimpin oleh Romo Immanuel, CICM dan Romo Paulus CICM, homili di misa kali ini diisi dengan sharing dari suster dari ordo PIJ dan frater dari ordo Don Bosco. Keduanya menceritakan tentang bagaimana awalnya tertarik untuk menjadi biarawan dan biarawati. Utamanya adalah menyerahkan segala jalan hidup ini kepada Tuhan dan menjawab panggilanNya dengan melayani sesama.

Sharing pengalaman iman dari seorang suster.

Kesaksian seorang frater tentang bagaimana dia terpanggil.
Selanjutnya, setelah misa ke 2 selesai, panitia menyelenggarakan Expo Minggu Panggilan dengan menghadirkan 10 ordo yang berada di Jabotabek. Banyak umat yang bertanya tentang bagaimana mendaftar untuk masuk ke biara dan apa saja syaratnya. Sungguh sebuah berkat apabila ada anak muda dari Gereja Santa Bernadet benar-benar tertarik untuk masuk ke biara.

Ramainya booth di setiap ordo saat Expo MInggu Panggilan.
Sebagai puncak dari acara ini, diadakan `performance` dari beberapa kelompok. Salah satunya adalah penampilan para frater dalam bermain alat musik dan bernyanyi.

Kolaborasi frater dengan seorang anggota OMK.

Penampilan para suster ga kalah gaul dengan yang awam..

Penampilan dari pelajar SMP Sang Timur.

Semoga ada yang terpanggil dari Gereja Santa Bernadet untuk menjadi biarawan/biarawati.
Foto : Jessen (KOMSOS Sanberna)
Text : Bagus (KOMSOS Sanberna)