Dekenat Tangerang menjadi panitia penyelenggara dalam acara Temu Dewan Paroki Harian atau yang biasa disebut DPH se Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Acara ini diselenggarakan hari Sabtu 14 Juli 2018 bertempat di Paroki Alam Sutera Gereja St.Laurensius.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 600 an peserta merupakan perwakilan DPH dari 65 Paroki ini merupakan agenda tahunan dari Dewan Karya Pastoral KAJ. Hadir dalam acara Vikjen KAJ Romo Samuel Pangestu PR.

Suasana Aula Paroki Alam Sutera - Gereja St.Lorensius
Dalam sambutan pembukaannya Romo Yustinus Agung OFM Ketua Dewan Karya Pastoral KAJ mengungkapkan baru kali ini pertemuan semacam ini diadakan tidak di aula Vincentius Putra lumayan kita semua bisa jalan jalan ke Tangerang. Semoga pertemuan kita ini memantapkan karya kita dalam melayani umat.
Kehadiran para tamu disambut iringan gending gending jawa dengan gamelan dari Paroki Kota Bumi menemani sesi registrasi dan coffe/tea morning.
Pertemuan Sesi Pertama tentang buah buah Tepas 2018 oleh Romo Yosef Natalis dan Bp.Suryadi Adisoemarta dengan moderator Bp.Felix Wijayanto . Romo Natalis menyampaikan Tema tepas 2018 adalah“ Amalkan Pancasila kita Berhikmat Bangsa Bermartabat”. Apa itu Tepas , Tepas adalah sebuah pertemuan yang merupakan tradisi Gereja membangun komunitas untuk berbagi dan berkomunikasi. Hal ini juga sesuai dengan semangat Para Rasul untuk membangun Komunitas.

Romo Yustinus Agung OFM , Vikjen KAJ Romo Samuel Pangestu Pr dan Yosef Natalis Pr
Hasil hasil Tepas disampaikan oleh Bp.Suryadi Adisoemarta diawali dengan pemaparan hasil survei yang diadakan pra Tepas. Ada 20 usulan gerakan kegiatan untuk membangun hikmat. Semua hasil survei per paroki akan diserahkan kepada Seksi Litbang Paroki . Dan rumusan hasil hasil Tepas akan diserahkan ke Pastor Paroki untuk dapat digunakan sebagai panduan.
Pada sesi ke dua tentang Evaluasi Catur wulan pertama tahun 2018 menggunakan Form 3 disampaikan oleh RP. Yustinus Agung OFM dan Ibu Margaretha .Dimana dipaparkan seberapa besar realisasi pelaksanaan atas rencana kerja yang sudah disusun sebelumnya.
Dalam Sesi Warnasari disampaikan beberapa hal yang akan dilakukan KAJ diantaranya sosialisasi keuangan online (Pelita) yang disampaikan oleh RD.Steve Winarto. Dalam sistem ini nanti seluruh paroki akan seragam menggunakan satu sistem yang sudah disiapkan KAJ yakni Pelita. Dan tidak ada lagi Paroki di KAJ yang tidak terhubung dengan internet.
Sementara Vikjen KAJ Romo Samuel Pengestu memaparkan rencana KAJ membentuk Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT) . Dimana perusahaan atau badan usaha dapat menyumbang untuk membantu gereja. BAKKAT adalah sebuah badan yang disahkan oleh pemerintah dimana sumbangan yang diserahkan ke BAKKAT dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan bruto / penghasialan sebelum pajak. Disampaikan pula Notaris pendamping masing masing Dekenat untuk membantu pengelolaan aset gereja di masing masing paroki.
Disampaikan pula oleh Romo Andang Binawan SJ yaitu kegiatan dalam waktu dekat ini yakni Jakarta Catholic Youth Festival (JoyFest 2018) yang akan digelar tanggal 11 September 2018 di ICE BSD. Acaranya super komplit dari Misa pembukaan , 22 sesi Seminar dengan topik yang top dan hits banget serta festival musik meriah yang diisi oleh Matt Maher dari Amerika dan Suster Cristina OSU pemenang The Voice of Italy tahun 2014. Dijamin rugi bagi orang muda kalau tidak gabung di acara ini harapnya.

Perwakilan DPH Ciledug Gereja St.Bernadet hadir sebagai peserta
Acara ditutup dengan sambutan oleh Romo Stefanus Suwarno OSC Romo Deken Dekenat Tangerang I dan doa penutup serta mohon berkat dari Romo Vikjen. Sebagai akhir dari acara makan siang bersama diiringi alunan gamelan.
Foto : Tim Foto Komsos Bernadet
Text : Bambang Gunadi (Komsos)