Pesta demokrasi Negara kita tercinta Indonesia yang biasa kita sebut Pemilu telah berlangsung pada hari Rabu 17 April 2019 . Dan pemerintah menetapkannya sebagai hari libur nasional.
“Sebagai umat Katolik tentu sebuah keberuntungan karena ada libur menjelang Tri Hari Suci, jadi memudahkan untuk persiapan,” ujar seorang bapak dari Panitia AYO 2019 (Albertus Yohanes).
Panitia bekerja sama dengan Sie Komsos ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk Paskah tahun ini.
Di atas pintu masuk gereja atas tampak dipasang screen atau layar yang akan digunakan untuk menayangkan prosesi yang ada di tenda bawah.

“Selama ini umat di tenda atas dan samping tidak mengetahui prosesi apa yang terjadi di tenda bawah, maka nanti akan kita tayangkan secara live prosesi tersebut,” ujar Jassen Novaris dari Sie Komsos. “Demikian juga prosesi di tenda atas akan kita tayangkan lebih detail. Hal ini dimungkinkan dengan berbagai teknologi yang berkembang saat ini,” jelasnya.
“Media ini juga dapat digunakan oleh imam yang sedang memimpin misa untuk dapat melihat secara langsung umat yang tersebar di tenda bawah dan tenda samping. Jadi lebih komunikatif. Beruntung panitia mau mendukung dengan menyiapkan prasarananya,’ pungkas Jassen yang siang itu selesai melakukan testing seluruh perangkat.

Selain Panitia dan Sie Komsos, Rabu siang itu tampak pula dari temen-temen dari Seksi Kepemudaan yang sedang gladi bersih untuk pementasan Tablo, Jumat pagi. Menurut Anggit Sarlito, salah seorang penanggung jawab kegiatan ini, dalam gladi bersih siang itu para pemain Tablo juga mencoba kustum dan mengukur durasi pementasan.
Tak ketinggalan Seksi Dekorasi dan tata bunga Altar sore itu telah menyelesaikan tugasnya. Tampak Altar dengan didominasi hiasan bunga warna putih siap menyambut Hari Raya Kamis Putih sore ini. Misa akan diselenggarakan dua kali, di Pinang jam 16.30 dan 20.30, serta di Balai Metro jam 17.00 dan 20.30.
Selamat memasuki Tri Hari Suci.

Teks & Foto: Bambang Gunadi-Komsos