Pembagian takjil oleh umat St Bernadet 26 Mei lalu dinilai membawa hasil sangat positif. Penilaian itu muncul dalam rapat evaluasi antara anggota Sie HAAK dan Dewan Paroki Harian (DPH), Kamis, 11 Juli 2019, di ruang PPRI.
Hadir dalam rapat itu Wakil Ketua DPH Pak Aritasius Sugiya dan anggota DPH sekaligus pendamping Sie HAAK Pak YB Sunarto, Ketua Sie HAAK Pak Rikkie Yulianto, serta para pegiat Sie HAAK lainnya.
Kegiatan berbagi kasih dengan takjil yang dikoordinasi Sie HAAK dengan melibatkan Sie Komsos, Ibu-ibu WKRI, dan OMK itu membuat masyarakat antusias menanggapinya.

Sekalipun diadakan di depan pintu gerbang Gereja Bernadet di Jl Akses Graharaya, masyarakat mau berhenti dan menerima takjil, baik itu para pejalan kaki, pengendara motor, kendaraan roda empat, bahkan truk, sehingga kurang dari 10 menit 400 paket takjil ludes terbagi.
Keberhasilan itu menggembirakan sekaligus memunculkan usulan, alangkah baiknya ke depan pembagian takjil pada bulan puasa dilakukan tidak hanya satu kali tetapi beberapa kali dengan melibatkan wilayah-wilayah. “Berkoordinasi dengan wilayah, kan ada 21 wilayah,” kata Pak YB Sunarto. Usulan tersebut disambut baik oleh peserta rapat.

Pembengkakan bujet
Rapat juga mengevaluasi pelaksanaan halal bihalal yang diadakan 21 Juni 2019. Ada pengalaman bahwa ternyata mengkoordinasi halal bihalal dengan pihak luar Gereja bukan sesuatu yang mudah. Oleh karena itu panitia internal harus menyesuaikan diri dengan pihak luar.
Dalam prakteknya, terjadi acara-acara dadakan atau terjadi perubahan di luar rencana, yang pada gilirannya membawa konsekuensi finansial dalam arti bahwa bujet bisa membengkak. Berkaitan dengan masalah ini ada permintaan agar DPH bisa memaklumi, supaya panitia tidak harus berusaha sendiri untuk mengatasi kekurangan dana yang terjadi.

Selain itu, rapat juga membahas rencana perayaan ulang tahun ke-30 Gereja Bernadet tahun depan, dengan harapan bahwa momentum itu semakin mendekatkan hubungan persaudaraan umat Bernadet dengan warga sekitar.
Teks: Arum/Foto-foto: Rene F. da Costa, KOMSOS