Dalam bahasa Arah Dasar (ArDas) KAJ 2016-2020, Pastoral Evangelisasi 2020 dinamakan Tahun Keadilan Sosial. Inilah tahun terakhir umat KAJ menghidupi tema besar “Amalkan Pancasila” dengan sub-tema “Kita Adil, Bangsa Sejahtera”.

Tema-sub-tema itu berkaitan dengan fokus sila ke-5 Pancasila: Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Dari tema-sub-tema tersebut, Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Paroki akan lebih terlibat dibanding Pastoral Evangelisasi pada tahun-tahun sebelumnya. Artinya, Sie PSE juga akan lebih sibuk berurusan dengan masalah-masalah kesejahteraan dibanding seksi-seksi lainnya.
-ok.jpg?1563734491161)
Itulah sebabnya, di tenda bawah Sie PSE Paroki Ciledug Minggu (21/7) mengadakan acara sekitar satu jam dengan dua agenda pokok: 1). sosialisasi tahun keadilan sosial, khususnya kepada seksi sosial lingkungan (SSL); dan 2). penyegaran tugas dan fungsi SSL. Hadir 69 peserta dari 52 lingkungan.
Dalam acara tersebut Ketua Seksi PSE Ibu Cicilia Fatmawati secara khusus membahas program KMS (kartu menuju sehat) untuk balita dan ibu hamil. Dan yang mendapat perhatian terutama adalah masalah gizi.
-ok.jpg?1563734542900)
Siapa yang berhak mendapat KMS? Di Paroki Ciledug parameternya adalah mereka yang masuk kategori KLMTD (kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel). Untuk mengetahui siapa saja mereka itu, bisa dilihat data umat prasejahtera (DUPRAS).

KMS bukan bantuan dalam bentuk uang tunai, tetapi lebih pada pemberian sesuatu yang menunjang peningkatan gizi, misalnya membelikan susu atau vitamin, yang penyampaiannya lewat Sie PSE.
Besarannya berapa belum diputuskan karena acara kemarin sifatnya masih sosialisasi untuk tahun 2020, dan sementara pembahasan masih terbatas pada kepentingan internal (warga paroki).
-ok.jpg?1563734648890)
Sosialisasi PSE tersebut perlu dilakukan, bukan saja untuk menyambut Tahun Keadilan Sosial, tetapi juga karena belum semua SSL aktif seperti diharapkan sebagai ujung tombak Sie PSE Paroki dalam menemukan data kesejahteraan umat.
Teks: Iwen, ps/ Foto-foto: Sie PSE Paroki Ciledug.