Setelah kurang lebih dua tahunan Kelompok Pemazmur Santa Bernadet didirikan dan mempunyai anggota aktif sekitar 40-an orang yang bertugas secara bergantian setiap minggu, di akhir tahun 2019 ini akan dilaksanakan Seleksi Pemazmur Baru angkatan kedua.

Sasaran utama dari seleksi ini adalah pemazmur anak yang sudah menerima komuni pertama dan pemazmur OMK yang sudah menerima krisma. “Kita tetap terbuka menampung minat dan aspirasi umat untuk melayani lewat pendarasan mazmur bagi yang berusia dewasa, tapi yang kami prioritaskan adalah anak-anak dan OMK, tentunya sebagai masa depan gereja,” papar Totot Herwinoto, Koordinator Pemazmur Santa Bernadet.
Sepertinya menarik juga bergabung untuk menjadi pemazmur. Syaratnya apa saja untuk menjadi pemazmur di Gereja Santa Bernadet?
“Syaratnya mudah sekali, yang pertama adalah minat yang kuat untuk melayani Tuhan lewat nyanyian mazmur. Kedua tentu adalah disiplin yang tinggi untuk terus menerus belajar bernyanyi mazmur dengan baik dan benar, dan yang ketiga adalah sudah mempunyai dasar teknis vokal atau bernyanyi, misalnya pernah ikut paduan suara atau pernah bernyanyi secara tunggal. Bagi yang memenuhi syarat bisa langsung download saja formulirnya, dilengkapi, lalu diserahkan ke stand pemazmur setiap sehabis misa kedua di Pinang atau dititipkan di sekretariat gereja,“ jelas Totot kemudian.

Untuk mengunduh formulirnya, dapat dilakukan dengan membuka link https://bit.ly/2MVFyQR atau scan QR code yang ada di materi publikasi pendaftaran. Di dalam formulir tersebut selain dilengkapi dengan data diri, juga membutuhkan sebuah foto diri dan tanda tangan dari kaling/korwil setempat. Tujuannya adalah agar kaling/korwil-nya dapat mengetahui bahwa ada anggota umatnya yang menjadi pemazmur.
Tugas pemazmur sebagai pewarta Sabda memang menuntut tanggung jawab lebih. Selain harus bisa mengucapkan kata-kata dengan baik dan benar, seorang pemazmur wajib mempunyai teknik bernyanyi yang lengkap (membaca notasi, olah nafas, rentang suara, volume, power, interpretasi, dsb), tata gerak yang berbeda-beda di tiga tempat tugas (Pinang, Metro, Pondok Lestari), ditambah dengan kunci penting saat melakukan tugas mendaraskan mazmur: kesiapan mental untuk bernyanyi di altar, di depan seluruh umat Tuhan.
-ok_1.jpg?1567418355710)
Persiapan mental untuk bertugas ini menjadi utama karena sejak awal liturgi, pemazmur harus benar-benar fokus, yakin dan percaya diri. Dimulai sejak berbaris dalam arak-arakan pembuka sebuah Liturgi Ekaristi hingga selesainya tugas mendaraskan mazmur. Yakin dan percaya diri karena sudah mempersiapkan diri secara baik. Ketidakyakinan dan tiadanya rasa percaya diri saat bernyanyi mazmur dapat menurunkan mental pemazmur dan berakibat terjadinya kesalahan-kesalahan teknis yang tidak perlu seperti salah membaca atau salah menyanyikan lagu mazmur.

Pendaftaran pemazmur akan dilakukan selama bulan September 2019. Selanjutnya akan diseleksi menggunakan proses audisi vokal dan wawancara. Setelah itu akan dilaksanakan beberapa sesi workshop agar pemazmur siap ditugaskan, seperti workshop liturgis mazmur, teknik vokal, tata busana dan tata gerak. Pemazmur yang terpilih akan dilantik pada bulan Desember 2019 oleh romo paroki di hadapan umat dalam sebuah misa pelantikan. Mereka ini akan ditugaskan dalam masa bakti yang di mulai bulan Januari 2020 hingga bulan Desember 2021.

Mazmur sebagai Sabda Tuhan yang berupa kabar baik harus diwartakan dengan sepenuh hati dan dengan perasaan suka cita. Tanggung jawab yang besar disertai dengan kesiapan hati yang penuh sukacita pasti akan menghasilkan pujian yang indah bagi Tuhan dan berkenan bagi seluruh umatnya. Mari bergabung bersama Kelompok Pemazmur Santa Bernadet dengan penuh sukacita!
(Teks: Tim Rekrut Pemazmur/ Foto-foto: Tim Pemazmur)