Pada hari Minggu (15/9) OMK Santa Bernadet kembali unjuk gigi dalam ajang GLASS, event olahraga Dekenat Tangerang 1. Peserta terdiri dari 6 paroki, yaitu Ciledug (Bernadet), Karawaci (Agustinus), Curug (Helena), Tangerang (HSPMTB), Kuta Bumi (Gregorius), dan Citra Raya (Odilia).
Paroki Ciledug sendiri menurunkan 6 wakil terbaiknya pada cabang olahraga badminton dan sekaligus menjadi pembuka kegiatan ini. Bertempat di Aula Gereja Santa Helena, pertandingan dimulai sekitar pukul 10.30.

Pada cabang olahraga badminton ini sistem pertandingan adalah group, yang terdiri dari ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, dan terbagi dalam 3 babak penyisihan. Bernadet, Agustinus, dan Helena bergabung dalam group B, sedangkan Gregorius, Odilia, dan HSPMTB bergabung dalam group A.

Jalannya pertandingan sangat seru, apalagi dengan para supporter dari beberapa paroki yang hadir dan meneriakkan yel-yel. Meskipun Bernadet tidak membawa supporter, di babak penyisihan tim Bernadet berhasil menjadi juara group B dan masuk ke babak semifinal.
“Kita udah memberikan yang terbaik dan membuat penonton terhibur. Itu aja udah luar biasa. Bagi gue sorakan penonton dari gereja lain yang menyemangati kita itu bukti bahwa mereka senang dengan kehadiran kita,” ujar Rian.
-ok.jpg?1568654927049)
Salah satu pertandingan yang cukup seru memang terjadi ketika ganda putra bernadet Rian-Angga berhadapan dengan HSPMTB di semifinal. Permainan harus berakhir dengan game ketiga (rubber set) dengan skor 12-15, 15-12, 15-12. Namun akhirnya Bernadet terhenti melaju ke babak final setelah kalah melawan HSPMTB sebagai runner-up group A dengan poin 1-2.
Biasanya teman-teman dalam tim ini sudah rutin bermain badminton setiap Minggu, bahkan sejak 2015 juga pernah mewakili tim KKMK Dekenat Tangerang di acara KKMK Cup dan meraih juara ke-3.

Di sela-sela latihan salah satu pemain ganda putri, Asti, mengaku semakin semangat berlatih. “Biar badan makin sehat, selain itu ikut kayak gini bisa nambah temen-temen OMK juga”, katanya. Ia juga merasa senang bisa ikut serta di acara GLASS ini.
“Event GLASS seru! Ya walaupun tim bulutangkis kita belum bisa menang tapi buat kita gak jadi terlalu sedih kok, karena yang buat kita senang itu kebersamaan dan sportivitas dari temen-teman OMK,” imbuh Asti.

Hal serupa disampaikan oleh Gatot, salah satu pemain ganda campuran yang kemarin berpasangan dengan Lia. “Menyenangkan ya karena bisa berkumpul sama teman-teman segereja dan gereja lain, biar udah gak muda lagi tapi bisa membangkitkan semangat muda lagi ha-ha-ha,” katanya.
-ok.jpg?1568655470816)
Setiap teman yang bertanding memiliki satu tujuan untuk mengharumkan nama paroki. Pastinya masing-masing juga berlatih dengan giat dan semangat. Ada juga perasaan menegangkan seperti yang diungkapkan oleh Gatot.
“Mendebarkan banget karena udah lama gak ikut kompetisi seperti ini dan body udah gak mumpuni kayak dulu he-he-he,” kata Gatot.

Di akhir, sebelum kembali ke rumah masing-masing, ada harapan terselip untuk teman-teman OMK. “Gregetan, pengen ada penerus-penerus yang lebih bagus lagi, biar kesampean bisa juara 1 dari cabang badminton, bisa banggain paroki dari hobi kesukaan gue yang satu ini,” ungkap Gatot yang juga di-amin-kan oleh teman-teman tim yang lain.
Semangat, teman-teman!
Teks: Margaretha Elsa/ Foto-foto: Panitia, istimewa