Suasana Alam Desaku Pindah ke Altar…

15 Oktober 2019
  • Bagikan ke:
Suasana Alam Desaku Pindah ke Altar…
Dekorasi altar juga menjadi doa kerinduan akan rumah ibadah. 

Judul tulisan di atas itulah kira-kira ide dasar yang dihadirkan oleh Wilayah Agustinus dalam mengikuti lomba Menghias Altar. Tampilan dekor altar untuk Misa Kudus , Sabtu-Minggu (12-13 Oktober) tersebut, selain untuk menyongsong peringatan Hari Pangan Sedunia, rupanya dimaksudkan juga untuk memindahkan suasana alam pedesaan ke altar.

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.18.57(1)-OK

Suasana pedesaan kental dengan  ungkapan rasa syukur. 

“Sebagian besar kami berasal dari desa. Karena tugas demi sesuap nasi terdamparlah di wilayah Ciledug.  Semoga gereja yang kita inginkan cepat terwujud, indah seperti di Yogya,” ujar Pak Broto yang didapuk sebagai koordinator dari seluruh kegiatan ini.

WhatsApp Image 2019-10-15 at 14.12.53(1)-ok

Sepeda ontel, keranjang, dan waluh, hadirkan suasana desaku.

Kalau melihat hasilnya, sudah terbayangkan pasti banyak umat Wilayah yang terlibat. Benar saja, dengan persiapan 3 minggu, mulai dari pengumpulan bahan, pembagian tugas sesuai keahlian masing-masing ditambah imbauan terus-menerus kepada semua umat wilayah bahwa sekecil apapun sangat  diharapkan peran sertanya dan, Puji Tuhan, banyak umat yang tergerak.

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.19.25-ok

Merangkai tema Hari Pangan Sedunia dan suasana desa.

Buktinya, seperangkat kursi jadoel, rangkaian janur berbagai bentuk, banyaknya jenis palawija, buah, dan sayur yang disajikan, tanaman bonsai yang berjajar, beberapa buah sepeda ontel, yang semuanya  dibawa dan diangkut  dari lokasi tempat tinggal yang cukup jauh dari Gereja.  Belum lagi tersedianya makanan dan minuman yang cukup beragam tersaji selama pembuatan di rumah-rumah umat dan di  gereja dari hari Kamis sampai Minggu.

WhatsApp Image 2019-10-15 at 14.12.51(1)-ok

Umat Wilayah Agustinus terlibat sejak di rumah.

Ditanya kenapa yang bekerja kebanyakan bapak-bapak, seorang ibu menjawab, ”Para emak tugasnya belanja ke pasar Lembang, mencari segala keperluan. Jadi bapak-bapak di gereja, para emak bolak-balik ke pasar Lembang sampai jam 24.00. Terakhir kemarin cari waloh sampai jam 23.00 ha-ha-ha. Tapi kami seneng dan semangat 45.”

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.19.26-ok

Bapak-bapak mengerjakan dekor, emak-emak belanja ke pasar.

Menikmati dan mengagumi

Dari banyaknya orang yang berswafoto dan mengabadikan hasil dekorasi, serta menyebarkannya ke grup-grup WA, jelas bahwa banyak umat yang menikmati dan mengaguminya. Misalnya saja tim PSE yang setelah koor sempat mengabadikannya, lalu ada tim koor yang sedang berlatih, juga koor Antonius yang bertugas Minggu sore silih berganti minta difoto dekat sepeda tua di tenda bawah, dan entah berapa banyak umat lain lagi.

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.19.24-ok

Seperangkat kursi jadul, dulu ada yang menyebutnya kursi sedan.

“Indah, njawani, kembali ke budaya lokal, kreatif, nyenikoyok mantenan,” kata mbak Tanti dari Fabiola.

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.19.24(1)-ok

Aneka hasil bumi yang melimpah bagi manusia patut disyukuri.  

“Keren… seneng lihat dekornya. Tidak kalah menarik dengan dekor bunga pada umumnya. Pasti bangga ya karena hasil bumi Indonesia sungguh beraneka ragam. Salut juga untuk tim dekor yang penuh ide dan kreasinya, apalagi ada air mancur/aliran air, sehingga benar-benar terlihat alami,” kata Ibu Maria Antonia yang sempat berfoto bareng koor PSE yang bertugas hari itu.

WhatsApp Image 2019-10-14 at 11.19.23-ok

Sayuran, buah-buahan, dan janur menjadi kreasi kebersamaan. 

Pak Broto berpendapat, tujuan dari penyelenggara dekorasi altar,  yaitu Seksi Lingkungan Hidup Paroki,  terwujud sudah.

WhatsApp Image 2019-10-15 at 14.12.52(1)-ok_1

Segala rencana dibicarakan bersama.

 “Saya memuji yang punya ide dan gagasan lomba ini, bisa membaca dan menggerakkan umat yang masih memegang budaya Jawa dan nuansa desa yang subur. Untuk itu tolong sampaikan seandainya Gereja terbangun jangan tinggalkan budaya penghuninya,” kata Pak Broto mengakhiri perbincangan.

WhatsApp Image 2019-10-15 at 20.55.28-ok

Pak PD Subagya dan isteri mengenang kampung halaman.

WhatsApp Image 2019-10-15 at 20.53.04-ok

Koor PSE usai tugas misa menikmati dekorasi suasana desa.

Proficiat Wilayah Agustinus

Proficiat Penyelenggaraa Lomba, Seksi Lingkungan Hidup.

Menyelesaikan air mancur khas pedesaan.

Teks: Arum Pranastuti/ Foto-foto/ Video: Wilayah Agustinus

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna