Bu Yetta, Bu Agnes, Bu Pur menerima sumbangan PT iFORTE.
Bersama Tim Aksi Bantuan (TAB) Paroki, Komunitas Simeon-Hanna menjadi saluran berkat bagi warga sekitar Gereja Bernadet yang terdampak wabah Covid-19, khususnya RW 04, RW 05, dan RW 06.
Siang itu, dalam cuaca terik Minggu 19 April 2020 menjelang pukul 12.00, tampak tiga ibu di taman Pinang, seolah ada yang sedang ditunggu. Mereka adalah Ibu Lucia Purwanti, Ibu Agnes, dan Ibu Yetta. Dua di antaranya mengenakan kaos warna merah, salah satu seragam yang dimiliki Komunitas Simeon-Hanna.
Dalam percakapan terungkap bahwa mereka menunggu paket makan siang yang akan dikirim oleh PT iFORTE dari BSD Tangerang. Bantuan ini datang dari Ibu Shinta, sahabat dari Ibu Yetta, yang kebetulan memiliki kantin di PT iFORTE.

Pak YB Sunarto, mewakili Gereja, tandatangani tanda terima.
Karena dampak wabah Corona kantornya yang berada di Jl Jendral Sudirman Jakarta tutup, otomatis kantin juga tutup. “Nah agar para karyawan kantin tetap bekerja mereka membuat paket makan siang ini,” jelas Bu Purwanti yang lebih dikenal sebagai Bu Pur. "Nah, kami hanya menjadi saluran saja,” tambahnya sambil mengatakan bahwa sumbangan paket melalui komunitas warga senior itu 150 boks.
“Sebelumnya paket makan siang serupa dikirim ke KAJ. Karena mendapat info bahwa di Gereja Bernadet ada kegiatan serupa, maka dikirim juga bantuan ke sini. Paket-paket ini akan kami serahkan melalui Tim Aksi Bantuan Gereja Santa Bernadet untuk dapat diteruskan kepada mereka yang membutuhkan,” jelas Bu Pur lagi.

Ki-ka: Pak Agus, Pak Narto, Bu Pur, dan perwakilan PT iFORTE.
Siang itu, selain kegiatan yang melibatkan Komunitas Simeon-Hanna, ada juga pemberian sumbangan dari Keluarga Touw yang tinggal Perumahan Metro Permata Karang Tengah.
Wakil Keluarga Touw mengungkapkan maksud kedatangan dan harapannya, “Hari ini saya membawa 100 paket makan siang untuk bisa disalurkan. Minggu lalu saya membawa 50 paket. Semoga minggu-minggu ke depan dapat terus ikut membantu.”

Pak Agus menerima sumbangan dari Keluarga Touw.
“Awalnya saya bersama keluarga membagi sendiri paket makan siang seperti ini dengan berkeliling di jalanan. Ternyata tidak mudah. Selain bantuan kita belum tentu tepat sasaran, dalam pembagian paket makan siang seperti berebut. Wah ini membahayakan bagi keluarga kami,” ungkap wakil dari Keluarga Touw itu.
“Beruntung ada informasi di Paroki Ciledug ada yang mengkoordinir bantuan seperti ini. Maka saya menghubungi Romo Lamma dan diarahkan untuk datang ke Gereja Santa Bernadet Pinang. Jadinya sekarang lebih mudah dan tepat sasaran,” katanya lagi.

Serah terima: Pak Agus, Bang Muslim, Bang Siko, Kelg. Touw.
Bapak Agus Suprayitno, mewakili TAB Paroki Ciledug, mengungkapkan, hari itu tersedia 250 boks makan siang, dengan rincian 150 boks disalurkan lewat Simeon-Hanna dan 100 boks berasal dari keluarga Touw. Juga ada 100 buah masker kain.

Pak Agus menyerahkan bantuan kepada Bang Muslim.
Hadir juga siang itu Ketua Seksi HAAK Bp Rikkie Yulianto bersama Bp Edwin Suryadi. Dalam percakapan terungkap betapa pentingnya koordinasi. “Karena bantuan digabung menjadi satu, jadi mudah dalam penyalurannya,” ungkap Pak Agus, sapaan akrab Pak Agus Suprayitno.

Wakil keluarga Touw (tengah) dan Relawan TAB St Bernadet.
Pak Agus menjelaskan, hari itu paket makan siang didistribusikan ke masyarakat sekitar Gereja Pinang yang berada di RW 04, RW 05 dan RW 06 yang terdampak wabah Corona, utamanya anak-anak yatim piatu dan lansia. “Dalam penyalurannya kami melibatkan Ketua RT dan Karang Taruna yang akan diwakili Bang Muslim dan Bang Siko,” katanya.

Bang Siko dan wakil keluarga Touw: Terima kasih.
Bang Muslim mengungkapkan bahwa banyak warga di RW 05 dan RW 06 yang terdampak wabah virus Corona, karena banyak di antara mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Bang Muslim (kanan) siap distribusikan bantuan ke warga.
“Selain itu memang banyak yang pekerja harian atau kerja serabutan. Jadi kondisi ini sangat menyulitkan mereka. Trima kasih sekali atas bantuan makan siang ini. Bahkan beberapa waktu yang lalu kami juga telah menerima bantuan dari Gereja Bernadet berupa paket sembako,” kata Bang Muslim.

Bang Muslim bagikan paket bantuan ke warga RW 05.
“Karena kondisi ini sangat sulit dan berat maka tidak mudah untuk mengatasinya . Semoga lewat kerjasama lintas agama seperti ini dan kerjasama berbagai pihak kondisi ini segera dapat diatasi,” harap Bang Muslim.
Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Bambang Gunadi, Rulianti, Kevin Meydio, Siko Sandoko